5 Penagih Hutang Rampas Mobil Taksi Online dengan Sajam di Surabaya, Ini Fakta-Faktanya

5 Penagih Hutang Rampas Mobil Taksi Online dengan Sajam di Surabaya, Ini Fakta-Faktanya

TribunMedan.com
Ilustasi penagih hutang. 

SURYAMALANG.com – Lima penagih hutang diketahui akan merampas sebuah mobil taksi online menggunakan senjata tajam di Surabaya.

Seorang pengemudi taksi online hampir saja terlibat pertengkaran dengan lima orang penagih hutang di Surabaya.

Hal tersebut dikarenakan sang pengemudi taksi online belum membayar cicilan mobil selama dua bulan.

Berikut fakta-fakta terkait peristiwa lima penagih hutang yang ingin merampas mobil pengemudi taksi online dengan senjata tajam.

Usai Budi Hartanto, Ditemukan Mayat Tanpa Kepala dalam Ember di Tanggerang, Polisi Ungkap Faktanya

Pengakuan Wiji Fitriani, Wanita Kanibal di Kediri Bisa Memakan Jari Sendiri, Korban Perceraian Ortu

1.       Diduga Telat Bayar Cicilan Mobil Selama Dua Bulan

Kejadian bermula saat sang driver taksi online, AK selesai mengantarkan penumpangnya di Klinik Pratama RBG di Jalan Sidosermo II Kavling 321, Surabaya.

Usai transaksi berhasil dilakukan, AK hendak keluar lokasi Klinik Pratama, namun tiba-tiba lima penagih hutang menghampiri dirinya.

Kelima penagih hutang tersebut berusaha mengambil mobil milik AK dengan dalih bahwa ia telat membayar cicilan mobil selama dua bulan.

AK menolak pernyataan penagih hutang tersebut dengan alasan bahwa jatuh tempo pembayaran adalah setiap tanggal 25.

Dengan begitu ia mengatakan bahwa keterlambatan pembayaran hanyalah satu bulan.

Perbedaan Spesifikasi Redmi 7 dan Redmi 6, Cocok Buat Gamer, Baru Dirilis di Indonesia

Andre Taulany Berikan Klarifikasi Terkait Kasus Erin Taulany, Sebut Akan Selalu Dampingi Istri

Penampilan Baru Shakira Aurum Berhijab Sebelum Kemoterapi, Denada Singgung Rossa & Ivan Gunawan

2.       Minta Kompensasi Rp 5 Juta

Anggota Frontal yang turut mengamankan kedua belah pihak ke polsek terdekat.
Anggota Frontal yang turut mengamankan kedua belah pihak ke polsek terdekat. (SURYAMALANG.com)

Karena diduga terlambat, AK pun akhirnya berinisiatif memberika uang kompensasi kepada kelima penagih hutang tersebut.

AK memberikan uang sejumlah Rp 500 ribu untuk kompensasi keterlambatannya.

Namun kompensasi Rp 500 ribu tersebut ditolak oleh penagih hutang.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved