Malang Raya

BP2D Kota Malang Kejar Target Rp 500 Miliar, Gelar Operasi Gabungan Sadar Pajak

Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang kembali menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) Sadar Pajak, Selasa (30/4/2019).

BP2D Kota Malang Kejar Target Rp 500 Miliar, Gelar Operasi Gabungan Sadar Pajak
hayu yudha prabowo
SPANDUK PENGAWASAN - Petugas Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang memasang spanduk pengawasan pada reklame wajib pajak yang menunggak pajak daerah dalam Operasi Gabungan Pajak Daerah di Jalan Kapten Tendean, Kota Malang, Selasa (30/4/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Makin giat dan bersemangat mengejar target Rp 500 miliar lebih yang harus terealisasi akhir tahun ini, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang kembali menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) Sadar Pajak, Selasa (30/4/2019).

Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto mengatakan sudah menggeber operasi rutin setiap hari dalam upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. Operasi dilakukan secara senyap dengan tim UPL/satgas pajak internal BP2D.

“Maka secara berkala juga digelar Opsgab dengan melibatkan lintas instansi mitra BP2D, seperti Satpol PP, DPM PTSP, Kejaksaan Negeri Malang, Polres Malang Kota dan Polisi Militer,” ujar Ade, Selasa (30/4/2019).

PENUNGGAK PAJAK  - Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang, Ade Herawanto, mendatangi wajib pajak yang menunggak pajak daerah dalam Operasi Gabungan Pajak Daerah di Jalan Sultan Syahrir, Kota Malang, Selasa (30/4/2019).
PENUNGGAK PAJAK - Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang, Ade Herawanto, mendatangi wajib pajak yang menunggak pajak daerah dalam Operasi Gabungan Pajak Daerah di Jalan Sultan Syahrir, Kota Malang, Selasa (30/4/2019). (hayu yudha prabowo)

Sekitar 26 titik yang menjadi sasaran Opsgab kali ini meliputi Wajib Pajak Kost, Reklame, Resto/Rumah Makan dan Pajak Bumi & Bangunan (PBB). Petugas menyaras para penunggak pajak daerah yang bandel dan sudah diberikan surat peringatan, namun tidak kunjung ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya.

Ade juga menjelaskan, giat ini bukan semata tindakan represif, namun lebih persuasif sebagai pembelajaran bagi masyarakat agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Serta dalam upaya mengurangi tunggakan dan mengurai piutang Pemkot Malang.

SASAR CAFE - Petugas Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang mendatangi cafe yang menunggak pajak daerah dalam Operasi Gabungan Pajak Daerah di Jalan Guntur, Kota Malang, Selasa (30/4/2019).
SASAR CAFE - Petugas Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang mendatangi cafe yang menunggak pajak daerah dalam Operasi Gabungan Pajak Daerah di Jalan Guntur, Kota Malang, Selasa (30/4/2019). (hayu yudha prabowo)

“Dari sekitar 26 WP tersebut, total nilai tunggakan yang menjadi sasaran kali ini kisaran Rp 1 miliar. Karena tidak ada itikad baik untuk memenuhi kewajiban, tim Opsgab langsung melakukan penempelan stiker, banner dan memasang patok di lokasi usaha WP bersangkutan. Tidak boleh dilepas sebelum WP melakukan pelunasan,” tegasnya.

Hasil dari kombinasi operasi rutin dan gabungan ini cukup signifikan, selain dalam upaya mengurangi tunggakan dan mengurai piutang Pemkot Malang juga pastinya menambah PAD dari sektor pajak. 

PENUNGGAK PAJAK - Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang, Ade Herawanto, mendatangi wajib pajak yang menunggak pajak daerah dalam Operasi Gabungan Pajak Daerah di Jalan Kapten Tendean, Kota Malang, Selasa (30/4/2019).
PENUNGGAK PAJAK - Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang, Ade Herawanto, mendatangi wajib pajak yang menunggak pajak daerah dalam Operasi Gabungan Pajak Daerah di Jalan Kapten Tendean, Kota Malang, Selasa (30/4/2019). (hayu yudha prabowo)
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved