Kabar Gresik

Pejabat Gresik Bantah Serikat Pekerja Sebut Banyak Perusahaan Belum Penuhi UMK Rp 3,8 Juta

SUARA BURUH - Banyak perusahaan di Gresik yang tidak memberikan gaji sesuai UMK Gresik 2019 yaitu sebesar Rp 3.867.874,40.

Penulis: Sugiyono | Editor: yuli
sugiyono
Serikat pekerja di Gresik memperingati May Day dengan cara bakti sosial dan bazar pasar murah, Rabu (1/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Banyak perusahaan di Gresik belum melaksanakan pembayaran Upah Minimum Kota (UMK) 2019.

Untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei 2019 kali ini, serikat buruh di Gresik menggelar bazar sembako murah. Hal ini untuk membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari kaum buruh.

Ketua serikat buruh Kabupaten Gresik, Agus Salim, mengatakan bahwa banyak perusahaan di Gresik yang tidak memberikan gaji sesuai UMK Gresik 2019 yaitu sebesar Rp 3.867.874,40.

"Ada 1.500 perusahan besar dan kecil di Kabupaten Gresik. Sebanyak 50 persen buruh di Gresik masih bekerja dengan upah di bawah UMK," kata Agus, Rabu (1/5/2019).

"Karena itu kami menjual sembako murah kepada semua teman-teman buruh, sehingga bisa membantu untuk kebutuhan sehari-hari menjelang bulan suci Ramadan," katanya.

Namun, Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik, Ninik Asrukin, mengatakan, semua buruh di Gresik sudah mendapatkan gaji sesuai UMK.

Berdasarkan data di Disnaker Gresik, ada 190 ribu buruh yang tersebar di 1.383 perusahaan baik kecil, menengah, maupun besar. Bahkan di Gresik ada 6 perusahaan menerapkan Upah Minimal Sektoral Kabupaten (UMSK).

Sementara, bazar murah juga digelar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Gresik bersama Dinas Tenaga Kerja.

Sembako berisi beras 5 kg, gula 1 kg, minyak goreng satu liter, dan satu botol kecap. Semua jika harga normal Rp 75 ribu, namun saat hari buruh ini dijual Rp 15.000. 

Lokasinya di Gedung Wahana Ekpresi Pusponegoro (WEP), Jl Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved