Ramadan
Ini Tata Cara dan Bacaan Malam Lailatul Qadar yang Jatuh di Antara Sepuluh Hari Terakhir Ramadan
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling dinanti oleh umat Islam seluruh dunia.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: eko darmoko
Setelah itu membaca doa seperti di bawah ini.

Kemudian dilanjutkan dengan memaca:

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar jatuh pada 10 hari terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil.
Memperbanyak ibadah, zikir, dan melakukan berbagai amalan bisa membuat pahala semakin dilipat gandakan, dan doa yang dipanjatkan terkabul, insyaallah.
Berikut 7 keistimewaan malam Lailatul Qadar:
1. Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Quran
Dari Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Quran secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia.
Kemudian Allah menurunkan Al Quran kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 403).
2. Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan
Allah Ta’ala berfirman:
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3).
Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191).
3. Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan
Allah Ta’ala berfirman