Kabar Jombang

Baru 36 dari 500-an Perusahaan di Jombang Bayar Tunjangan Hari Raya (THR)

Maksimal pada H minus 7, kalau tidak diberikan THR maka ada sanksi tersendiri yang akan diberikan sesuai aturan

web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG– Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sejauh ini mencatat baru sebanyak 36 dari 500 lebih perusahaan yang sudah membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Purwanto, di kantornya, Jumat (24/5/2019).

Dikatakanya, sesuai surat edaran Gubernur Jawa Timur dan Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, seluruh perusahaan wajib memberikan uang THR bagi para buruh atau karyawannya maksimal pada tujuh hari sebelum lebaran. Jika tidak, maka perusahaan tersebut akan diberikan saksi tegas hingga penutupan usahanya.

"Maksimal pada H minus 7, kalau tidak diberikan THR maka ada sanksi tersendiri yang akan diberikan sesuai aturan yang ada,” ujarnya kepada SuryaMalang.com.

Besaran pemberian uang THR ini juga diatur dalam Peratusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 tahun 2016. Dimana manajemen perusahaan wajib membayarkan THR sebesar satu kali gaji bagi karyawan yang sudah bekerja minimal satu tahun di perusahaannya.

 
Purwanto menjelaskan, puluhan perusahaan yang telah membayarkan uang THR itu merupakan perusahaan berskala besar dan menengah. “Kalau yang bekerja kurang dari satu tahun sesuai kebijakan masing -masing, dan dihitung dari masa kerjanya,” terangnya.

Diungkapkannya, pemberian uang lebaran ini wajib bagi seluruh perusahaan yang memperkerjakan orang lain, baik perusahaan skala kecil maupun besar. Dia mengaku, hingga saat ini Disnaker belum menerima aduan apapun mengeni pembayaran THR ini.

“Baik dari keluhan buruh atau perusahaan yang mengaku tidak sanggup belum ada laporan,” pungkasnya.

Tags
Jombang
THR
Penulis: Sutono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved