Malang Raya

Target H-7 Lebaran Sudah Dua Jalur, Pengerjaan Underpass Karanglo Malang Terus Dikebut BBPJN VIII

BBPJN VIII mentargetkan pada H-7 lebaran 2019, Underpass Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang sudah bisa diberlakukan sistem dua jalur.

Target H-7 Lebaran Sudah Dua Jalur, Pengerjaan Underpass Karanglo Malang Terus Dikebut BBPJN VIII
ISTIMEWA
Underpass Karanglo Singosari mulai dioperasionalkan sementara, Jumat (10/5/2019) pagi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - BBPJN VIII mentargetkan pada H-7 lebaran 2019, Underpass Karanglo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang sudah bisa diberlakukan sistem dua jalur untuk membantu kelancaran arus mudik. 

Penggunaan dua jalur tersebut diharapkan bisa meminimalisasi simpul kemacetan di titik persimpangan Singosari. Untuk itu pengerjaan Underpass Karanglo terus dikebut.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pemantauan BBPJN VIII, Agung Hari Prabowo mengatakan, saat ini pengerjaan sisi selatan underpas yang masih menyisakan satu persil bagian pagar bangunan Unggul (GOR dan Hall Unggul) segera diratakan agar bisa dilewati atau dimanfaatkan untuk jalan mulai H-7 lebaran.

"Pagar bangunan Unggul di sisi selatan Underpass Karanglo sudah mulai dibongkar. Diharapkan mulai H-7 itu akan bisa dimanfaatkan untuk jalan," ujar Agung, Jumat (24/5/2019).

Selain untuk melebarkan akses menuju Kota Malang, pembongkaran pagar bangunan di sisi selatan underpass ini dibutuhkan untuk menghindari kemacetan panjang di exit tol Karanglo akibat terjadi penyempitan jalan atau bottle neck.

Karenanya, butuh segera dikerjakan agar fungsional underpass tersebut tidak justru menimbulkan masalah baru.

"Paling tidak nanti bisa mengurangi kemacetan. Disitu karena itu kan baru 70 meter (yang dibebaskan) ke arah Malang. Kami berharap H-7 sudah lebar, walaupun badan jalan belum sempurna," tuturnya.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved