Malang Raya

Ketahui Rekayasa Lalu Lintas saat Mudik Lebaran di Jalan Tol Malang - Pandaan dan Simpang Karanglo

Di antaranya ialah dengan memasang empat papan Variable Message Sign (VMS) di masing-masing pintu Tol.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: yuli
edgar
Pelebaran jalan di depan Gedung Unggul dekat pintu keluar Underpass Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang. Terlihat masih terdapat tiang PLN yang belum dipindahkan hingga Senin (27/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Jelang masa mudik Lebaran, lalu lintas di jalan Tol Malang - Pandaan dan Simpang Karanglo diprediksi akan dipadati kendaraan.

Oleh karena itu, PT Jasa Marga Tol Malang-Pandaan bersama Polres Malang melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi kemacetan.

Direktur Utama PT Jasa Marga Tol Malang-Pandaan, Agus Purnomo mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa upaya apabila terjadi penumpukan kendaraan di Tol.

Di antaranya ialah dengan memasang empat papan Variable Message Sign (VMS) di masing-masing pintu Tol.

"Tiga VMS ini terdapat di pintu gerbang dan satunya lagi terdapat di ruas jalan Tol Kilometer 45," ujar Agus, 26 Mei 2019.

Dengan adanya papan elektronik ini akan menjadi penyebar informasi kepada pengendara jika terjadi kepadatan kendaraan di beberapa pintu gerbang.

Kata Agus, jika di Simpang Karanglo atau di Exit Tol Singosari terjadi penumpukan kendaraan, maka kendaraan akan dialihkan keluar pintu Tol Purwodadi ataupun Lawang.

Begitu pula kendaraan dari arah Surabaya yang menuju Malang akan langsung diarahkan agar turun di Exit Tol Pakis.

"Sejauh ini itu yang akan kami lakukan guna menghindari penumpukan kendaraan di Simpang Karanglo," imbuhnya.

Sementara itu, Kanit Turjawali Polres Malang, Ipda Taufik memprediksi, kepadatan kendaraan akan terjadi pada H+2 lebaran.

Hal itu sesuai dengan prediksi yang terjadi pada tahun lalu, serta potensi Malang Raya yang mempunyai banyak tempat wisata.

"Dengan adanya Tol Mapan ini prediksi kami akan semakin banyak kendaraan yang lewat. Apalagi Tol ini juga sudah menyambung sampai Probolinggo," terangnya.

Di sisi lain, Ipda Taufik menjelaskan, upaya antisipasi kemacetan yang utama di mudik lebaran tahun ini ialah di Simpang Karanglo.

Menurutnya, apabila Simpang Karanglo sampai terjadi penumpukan kendaraan, akan berimbas sampai ke Kota Malang maupun daerah lain di Malang Raya.

Taufik bersyukur, bahwasanya Underpass Karanglo sudah mulai difungsikan untuk dua jalur.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved