Malang Raya

Polres Malang Tangkap 947 Tersangka Selama Operasi Pekat 2019

Anggota Polres Malang berhasil mengungkap 769 kasus dengan 947 tersangka dalam Operasi Pekat Semeru 2019

Polres Malang Tangkap 947 Tersangka Selama Operasi Pekat 2019
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Para tersangka yang ditangkap hasil ungkap Operasi Pekat Semeru 2019 di Polres Malang, Senin (27/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Anggota Polres Malang berhasil mengungkap 769 kasus dengan 947 tersangka dalam Operasi Pekat Semeru 2019 yang digelar 15 Mei 2019 sampai 26 Mei 2019.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan kasus premanisme mendominasi hasil ungkap Operasi Pekat Semeru 2019.

“Kasus premanisme sebanyak 460 kasus, disusul kasus miras berjumlah 192 kasus, 52 kasus prostitusi, 28 kasus judi, 20 kasus narkoba, 16 kasus pornografi, dan 1 kasus bahan peledak (handak),” kata Ujung kepada SURYAMALANG.OCM, Senin (27/5/2019).

Menurutnya, 769 kasus itu perinciannya adalah judi ada 28 kasus dengan 74 tersangka, premanisme ada 460 kasus dengan 547 tersangka, minuman keras (miras) ada 192 kasus dengan 205 tersangka, porstitusi ada 52 kasus dengan 73 tersangka.

Juga ada satu kasus handak dengan satu tersangka, kasus pornografi ada 16 kasus dengan 24 tersangka, dan kasus narkoba ada 20 kasus dengan 23 tersangka.

“Ada tersangka yang ditindak pidana ringan (tipiring), dan ada juga yang dilakukan pembinaan.”

“Rinciannya, tersangka yang dilakukan proses sidik sebanyak 199 kasus.”

“Lalu, yang ditipiring ada 457 kasus. Kemudian, dilakukan pembinaan sebanyak 291 kasus,” tutur Ujung.

Ujung menambahkan operasi ini untuk memberi rasa aman kepada masyarakat, terutama dalam menjalani ibadah Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri.

Selama Operasi Pekat Semeru, petugas menyita 762 botol miras berbagai merek dan jenis, uang sebesar Rp 14,4 juta lebih, 2453 butir pil koplo, 11 poket sabu-sabu (SS), 126 biji petasan, 29 buah HP, 1,2 kilogram ganja dan sejumlah barang bukti lain.

Ujung menerangkan, tahun 2018 lalu terjadi tren peningkatan jumlah ungkap kasus.

“Tahun ini meningkat, ada peningkatan 56 kasus dari tahun 2018," ungkapnya.

Usai Operasi Pekat 2019, pihakanya akan tancap gas untuk melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2019 mulai 29 Mei 2019.

“Selain memantau keamanan kelancaran dan ketertiban lalu lintas (Kamcartiblantas), operasi itu juga mengecek stabilitas harga pangan.”

“Termasuk  mengecek ketersediaan LPG dan BBM. Serta memastikan tak ada barang kadaluarsa di toko-toko dan pasar,” tegas Ujung.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved