Kabar Jombang

Usai Kecopetan, Sholeh Menelepon ke HP-nya, Ternyata Perempuan Ini Tiba-tiba Menjauh

Lailatul Kamalia (35) asal Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, harus menginap di balik terali besi Polsek Sumobito, Jombang

Usai Kecopetan, Sholeh Menelepon ke HP-nya, Ternyata Perempuan Ini Tiba-tiba Menjauh
Sutono
Lailatul Kamalia (35) asal Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, harus menginap di balik terali besi Polsek Sumobito, Jombang, Jawa Timur. 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG –Lailatul Kamalia (35) asal Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, harus menginap di balik terali besi Polsek Sumobito, Jombang, Jawa Timur.

Hal ini lantaran dia ketahuan mencopet sebuah telepon selular (ponsel) milik M Sholeh Firmansyah (20) warga Desa Madiopuro Kecamatan Sumobito.

Ulahnya tepergok warga, dan pelaku mencoba membuang ponsel hasil kejahatannya ini di pinggir jalan Desa tak jauh dari lokasi kejadian.

Selanjutnya, warga menangkapnya dan menyerahkan pelaku ke Polsek Sumobito untuk proses lebih lanjut.

Kapolsek Sumobito, AKP Mohammad Agus mengatakan, kejadian ini bermula saat korban sedang asik menonton pertunjukan orkes di Balai Desa Bakalan pada Selasa malam (11/6/2019).

Saat itu berlangsung pertunjukan dandut berlangsung. Mendadak, meletus keributan kecil antarpenonton, namun dapat dikendalikan petuas keamanan desa.

Tetapi salah satu penonton, Sholeh kaget lantaran ponsel yang dia pegang sudah lenyap. Korban berteriak ada copet. Saat itu, dia mencurigai seseorang dan menggeledahnya, namun HP yang dimaksud tidak dia temukan.

Korban pun kemudian berupaya melacak pencopet dengan cara mengirim pesan singkat dan menelepon nomor ponsel miliknya. Saat itulah suara ponselnya berbunyi dan b erbarengan dengan itu Lailatul Kamalia berusaha menjauh dari lokasi kejadian.

Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta Ternyata Bunuh Kerabat, Salah Sasaran saat Gelap Malam

Masuk Farmasi UB Malang Bayar Rp 100 Juta? Warga Nganjuk Tergiur Penipuan Via Facebook

Karena curiga, korban bersama warga, mencoba mengikuti perempuan itu hingga sampai di Desa Sebani.

Pelaku yang sadar dibuntuti warga, pun mencoba membuang barang bukti hasil curiannya ini di pinggir jalan.
Namun, warga yang sudah menguntit dan memperhatikan gerak-gerik pelaku mengetahuinya dan langsung menangkap pelaku ke Balai Desa Bakalan.

“Di Balai Desa Bakalan ini pelaku mengakui semua perbuatannya dan selanjutnya diserahkan kepada kami," ujar Kapolsek Sumobito Mohammad Agus, kepada SuryaMalang.Com, Kamis (13/6/2019).

Menurut Kapolsek Agus, dalam pemeriksaan polisi pelaku mengaku mencopet dengan seseorang berinisial B. Namun, si B kabur terlebih dahulu saat mengetahui Lailatul tertangkap.

"Kami menyita ponsel merek Redmi milik korban sebagai barang bukti. Kami tindaklanjuti kasus ini, dengan menjerat pelaku dengan pasal 365 (1) ke 2e Jo pasal 55 KUHP,” pungkasnya.

Penulis: Sutono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved