Kabar Lumajang

Jalur Malang - Lumajang Masih Buka Tutup Gara-gara Tanah Longsor

Sistem buka tutup diberlakukan untuk mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya KM 55 Piket Nol Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo

Jalur Malang - Lumajang Masih Buka Tutup Gara-gara Tanah Longsor
ist
Jalan Raya KM 55 Piket Nol Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jumat (14/6/2019) sore 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Sistem  buka tutup diberlakukan untuk mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya KM 55 Piket Nol Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jumat (14/6/2019) sore. Hal ini menyusul terjadinya longsor di kawasan tersebut.

Dari informasi yang disampaikan Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, sampai sore arus lalu lintas diatur memakai sistem buka tutup. Personel gabungan masih melakukan pembersihan di jalur yang terkena longsoran batu, dan pohon tumbang.

Longsor tersebut dilaporkan terjadi pukul 13.30 Wib akibat hujan yang mengguyur kawasan tersebut. Bahu jalan di titik KM 55 tertutup material tanah dan batu besar. Pohon tumbang juga sempat melintang di jalan tersebut. Personel gabungan bisa menyingkirkan pohon yang tumbang.

Namun untuk menyingkirkan bebatuan yang besar diperlukan alat berat. Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo menuturkan, alat berat sudah diturunkan dan sedang membersihkan bebatuan besar tersebut.

"Masih dalam proses pembersihan dari material longsor," ujar Wawan saat dihubungi SuryaMalang.com, Jumat (14/6/2019) sore.

Sebelum alat berat datang, personel gabungan kepolisian, TNI, juga BPBD Lumajang membersihkan material longsoran memakai alat cangkul, sekop, juga gergaji. Batu sudah berhasil dipinggirkan di tepi jalan. Meski begitu, petugas akan membersihkan batu besar itu supaya tidak membahayakan pengguna jalan setempat.

Longsor di jalur Lumajang - Malang ini bukanlah yang kali pertama. Sebelumnya, material longsor berupa lumpur dan batu juga menutup jalur tersebut, tepatnya di KM 57 Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro, Lumajang pada 21 Maret 2019.

Jalur tersebut merupakan jalur penghubung antar kabupaten di sisi selatan Jawa Timur, yakni penghubung Kabupaten Lumajang - Kabupaten Malang - Kota Malang. Jalur itu merupakan jalur bus Lumajang - Dampit - Gadang (Kota Malang). Jalur sisi selatan Lumajang - Malang itu memang rawan longsor karena dihimpit oleh perbukitan.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved