Iran Tembak Jatuh "Drone" Milik Amerika Serikat, Panjangnya 35,4 Meter dan Bisa Terbang 24 Jam

Iran Tembak Jatuh "Drone" Milik Amerika Serikat, Panjangnya 35,4 Meter dan Bisa Terbang 24 Jam

Iran Tembak Jatuh
(AFP /IRANIAN PRESIDENCY/HO/NICHOLAS KAMM) & Shutterstock via Kompas.com
Penampakan RQ-4 Global Hawk milik AS dan Presidan Iran Hassan Rouhani 

SURYAMALANG.COM - Sebuah drone milik Amerika Serikat dikabarkan ditembak jatuh oleh Pasukan Garda Revolusi Iran pada Kamis (20/6/2019).

Menurut informais dari Garda Revolusi Iran, drone berjenis RQ-4 Global Hawk tersebut ditembak jatuh lantaran terbang di atas wilayah udara Iran.

Ditembak jatuhnya drone milik Amerika Serikat ini lantas membuat presiden AS, Donald Trump bereaksi seperti yang ungkapkan melalui Twitter.

Sekedar informasi, menurut penuturan Kapten Angkatan Laut Bill Urban, juru bicara Komando Pusat AS, drone jenis RQ-4 Global Hawk milik AS tersebut memiliki spesifikasi modern terkini.

RQ-4 Global Hawk memiliki lebar sayap 116.2 kaki (35,4 meter), panjang 44,4 kaki (13,5 meter), dan tinggi 15,2 kaki (4,6 meter), serta mampu mencapai ketinggian 65.000 kaki (19,8 km).

Global Hawk dapat terbang di atas cuaca buruk dan angin, selama lebih dari 24 jam setiap kalinya.

Selama satu misi, RQ-4 Global Hawk dapat memberikan informasi rinci intelijen, pengawasan dan pengintaian secara langsung dengan cakupan lebih dari 40.000 mil persegi (sekitar ukuran Illinois).

RQ-4 Global Hawak, drone AS yang ditembak jatuh Iran
RQ-4 Global Hawak, drone AS yang ditembak jatuh Iran (Tangkap Layar YouTube @wcolby)

Polisi Sukses Menangkap Buronan Berkat Jumlah Like di Facebook, Kisahnya Viral & Menyatukan Netizen

Mabuk Karena Kebanyakan Ngelem, Sekumpulan Siswi SMP Ciuman Bibir dan Bergoyang Kegirangan di Kamar

Terkait pernyataan yang diterangkan oleh Garda Revolusi Iran yang menembak drone tersebut karena terbang di wilayah Iran justru berbeda dengan pernyataan seorang pejabat AS kepada kantor berita Associated Press.

Pihak Amerika Serikat mengatakan bahwa drone tersebut ditembak jatuh ketika terbang di ruang udara Internasional, di atas Selat Hormuz.

Penegasan kembali dituturkan oleh Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami, dimana ia mengatakan bahwa penembakan drone tersebut adalah sebuah pesan.

Halaman
123
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved