Kabar Tulungagung

JPIK Pertanyakan Penanganan Kasus Pencurian Pohon Sono Keling oleh Polres Tulungagung

Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) Nasional mempertanyakan pencurian kayu sono keling di jalan nasional wilayah Tulungagung.

JPIK Pertanyakan Penanganan Kasus Pencurian Pohon Sono Keling oleh Polres Tulungagung
suryamalang.com/David Yohanes
Limbah pohon sono keling curian yang disita Polres Trenggalek. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) Nasional mempertanyakan pencurian kayu sono keling di jalan nasional wilayah Tulungagung. Ini setelah dua bulan dari aduan mereka, kasus tersebut belum ada perkembangan.

Salah satu dinamisator JPIK pusat, M Ichwan Musyofa mengatakan, pihaknya sudah menyertakan segala bukti pencurian itu ke Polres Tulungagung. Menurutnya, dengan bukti-bukti yang dilampirkan itu, polisi sudah bisa melakukan tindakan.

“Data ini A1, jaringan-jaringannya siapa saja sudah saya sampaikan. Tapi sejauh ini belum ada tindak lanjut,” kata Ichwan, Selasa (25/6/2019).

Sebelumnya, Polres Trenggalek telah menetapkan empat tersangka pencuri sono keling . Selain itu, ada seorang polisi yang terlibat dalam jaringan itu. Para pelaku sama dengan yang melakukan pencurian di wilayah Tulungagung.

Menurut Ichwan, kepolisian Tulungagung tinggal berkoordinasi dengan Trenggalek, untuk mengungkap kasus ini. Sebab jumlah pohon yang ditebang dan dicuri di Tulungagung jauh lebih besar dibanding yang di Trenggalek.

Selain itu, ada pelaku yang hanya beraksi di Tulungagung, dan tidak terkait dengan kasus Trenggalek. “Karena lokasi kejahatannya berbeda, seharusnya proses hukumnya juga berbeda. Bukan karena diproses di Trenggalek, kemudian perkara hukumnya di Tulungagung otomatis selesai,” ujar Ichwan.

Sebelumnya Polres Tulungagung masih sibuk pengamanan Pemilu, saat JPIK memasukkan surat pengaduan. Namun saat ini proses pengamanan sudah berlalu, karena itu Ichwan berharap aduannya bisa ditindaklanjuti.

Sebab kasus ini menjadi pantauan publik, setelah sempat viral di dunia maya. “Kalau tidak lekas ada progressnya justru pulik bertanya-tanya. Sebenarnya ada apa kok tidak ada tindaklanjut dari polisi,” pungkas Ichwan.

Sebelumnya ada 89 pohon sono keling di Jalan Nasional Tulungagung dan Trenggalek dicuri. Para pelaku beraksi dengan modal surat palsu perintah perampasan pohon di tepi jalan nasional. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved