Kabar Surabaya

Kasus Pencabulan di Tulungagung, Ternyata Pelaku Sudah Kencani 50 Sesama Jenis Sejak Tahun 2004

Pelaku mengaku mengalami disorientasi seksual. Sedikitnya ada 50 orang yang pernah ditiduri oleh pelaku sejak tahun 2004.

Kasus Pencabulan di Tulungagung, Ternyata Pelaku Sudah Kencani 50 Sesama Jenis Sejak Tahun 2004
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Purwanto (33), pria kelahiran Desa Babadan, Karangrejo, Tulungagung saat rilis oleh Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman pada awakmedia di Balai Wartawan Gedung Humas Mapolda Jatim. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

 SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polda Jatim akan periksa 50 teman kencan Purwanto (33) pekerja salon rias di Tulungagung penyuka sesama jenis yang cabuli anak dibawah umur.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, pihaknya akan terus mengupdate perkembangan penyelidikan kasus tersebut. “Kita masih terus memeriksa korban korban yang lain," kata Barung.

Ia menduga, jumlah tersebut akan terus bertambah, seiring dnegan hasil permiksaan marathon terhadap para teman kencan pelaku kedepannya.

 “Angka itu tidak angka titik, karena pemeriksaan belum selesai kalau nanti bertambah 51 dan seterusnya itu kan dari hasil perngembangan kita," ucap Barung.

Sekadar diketahui, Purwanto merupakan warga pria kelahiran Desa Babadan, Karangrejo, Tulungagung. Dia diketahui membuka bisnis salon rias pengantin sejak 2006, di Perum Citra Damai, Ringin Pitu, Kedung Waru, Tulunggung.

Sejak itu, ia mengaku mengalami disorientasi seksual. Sedikitnya ada 50 orang yang pernah ditiduri oleh pelaku, sejak 2004. Namun dua di antaranya, berusia dibawah umur, dan berstatus sebagai pelajar

Kedua korban itu berinisal, FR (16) dan RZ (15). "Modus pelaku mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang Rp 100-150 Ribu. Perkenalan korban dan pelaku lewat AA tukar nomor ponsel," kata Kanit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Mohammad Aldy Sulaiman pada awakmedia di Balai Wartawan Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (1/7/2019) kemarin.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved