Malang Raya

Komentar UB Tentang Penyebar Brosur Masuk UB Tanpa Tes Yang Dilepas Polisi

Dr Prijo Djatmiko sudah mendapat keterangan dari polisi mengenai dibebaskan MA, penyebar brosur masuk UB tanpa tes saat ujian seleksi jalur mandiri.

Komentar UB Tentang Penyebar Brosur Masuk UB Tanpa Tes Yang Dilepas Polisi
ub.ac.id
Lambang Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dr Prijo Djatmiko SH MSi, Ketua Tim Advokasi Universitas Brawijaya (UB) Malang mengatakan sudah mendapat keterangan dari polisi mengenai dibebaskan MA, penyebar brosur masuk UB tanpa tes saat ujian seleksi jalur mandiri.

“Menurut polisi pada saya dilepaskan tapi dengan wajib lapor sambil menunggu pengaduan korban penipuan dari penyebaran brosur itu,” jelas Prijo pada suryamalang.com, Selasa (16/7/2019).

Sehingga tindak pidananya selesai dengan sempurna.

“Tapi  menurut saya sebenarnya bisa diterapkan pasal 378 KUHP junto pasal 53 KUHP tentang perbuatan diduga memenuhi unsur tindak pidana percobaan penipuan,” jelas Prijo.

Namun atas keputusan Polresta Malang, UB sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya ke polresta.

Namun jika perbuatan pelaku tidak dituntut secara pidana, UB sangat menyayangkan dan tidak kondusif untuk memberantas praktik pencaloan jalur mandiri di semua universitas di Indonesia.

“Mestinya tidak menunggu korban penipuannya ada dulu. Karena unsur pidana percobaan penipuan sudah terpenuhi,” papar dosen Fakultas Hukum UB ini.

Dikatakan, jika penuntutan perkara ini sampai pelaku di penjara maka akan membuat jera pelaku dan jeri calon pelaku percaloaan.

Hal ini mengingat setiap tahun ada jalur mandiri di PTN dengan ujian tes tulis.

UB sendiri baru kembali melaksanakan tes masuk jalur mandiri tahun ini.

Setelah selama dua tahun menyeleksi calon mahasiswa baru dengan memakai nilai SBMPTN.

Menurutnya, harapan UB sebenarnya dengan tertangkapnya satu pelaku percaloan jalur mandiri UB kemarin  bisa menjadi pintu masuk polisi untuk membongkar jaringan sindikat itu.

“Syukur-syukur kalau bisa menguak keterlibatan orang dalam di UB. Sehingga akan bagus bagi UB untuk menindak oknum jajarannya yang menodai nama baik dan kualitas pendidikan di UB,” pungkasnya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved