Breaking News:

Citizen Reporter

Benarkah Wanita Berjilbab Berpotensi Kekurangan Vitamin D? Inilah Ringkasan Hasil Riset

Hardisman Dasman, Associate Professor in Community Medicine and Healthcare Policy, Universitas Andalas

Editor: yuli
pixabay/Afik_eleck
ILUSTRASI 

Setelah melalui proses percernaan dan penyerapan, sumber vitamin D yang dikonsumsi akan dibawa ke seluruh tubuh. Jika sampai pada permukaan kulit, 7-dehidrokalsiferolakan diubah menjadi vitamin D atau kalsiferol oleh sel-sel keratinosit, dengan bantuan UV-B cahaya matahari.

Semakin lama seseorang terpapar cahaya matahari semakin banyak pula proses pembentukan vitamin D tersebut. Semakin banyak kulit yang terbuka, semakin banyak pula vitamin D yang terbentuk.

Kebutuhan cahaya matahari untuk sintesis vitamin D dapat terpenuhi dengan waktu paparan selama rata-rata 10-15 menit saja sehari dalam 3-4 kali semingggu.

Kalsiferol yang terbentuk pada kulit, juga belum merupakan vitamin D aktif. Ia akan ditranspor ke hati dan diubah menjadi kalsifediol. Lalu ditranspor lagi ke sel-sel jaringan ginjal dan diubah menjadi 25-hidroksikalsiferiol-D3 atau kalsitrol.

Kalsitrol inilah yang merupakan vitamin aktif dalam metabolisme kalsium dan fosfat dan membantu kestabilan kekebalan tubuh.

Dampak kurang vitamin D
Vitamin D berfungsi dalam penyerapan kalsium dan fosfat untuk pembentukan tulang yang kuat dan keseimbangan proses kekebalan tubuh.

Bila terjadi kekurangan vitamin D akan berdampak pada pembentukan tulang yang tidak sempurna. Jika kekurangan vitamin terjadi pada usia dini atau anak-anak dapat terjadi riketsia (kelainan bentuk tulang) dan ostemolasia (kerapuhan tulang). Tulang yang rapuh dengan trauma yang ringan saja dapat mudah terjadi patah tulang.

Pertumbuhan tulang yang tidak sempurna pada anak ini bisa terlihat tungkai yang seperti “X” atau “O”. Begitu juga pada usia dewasa, kekurangan vitamin D akan cepatnya terjadi osteoporosis, yang dapat terjadi pada usia yang lebih dini.

Faktor risiko kekurangan vitamin D
Kekurangan vitamin D dapat terjadi akibat gangguan salah satu rantai produksinya. Mulai dari asupan makanan, pencernaan dan absorbsi, paparan cahaya matahari, gangguan hati dan ginjal.

Risiko kekurangan vitamin D pada masyarakat dapat bermula dari rendahnya asupan prekursor vitamin D yang terdapat pada sumber-sumber makanan berlemak dan mengandung kolesterol.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved