Citizen Reporter

VIDEO - Diameter Kawah-kawah di Bulan Ternyata 80 Km sampai 2.000 Km, Inilah Penyebabnya

Kawah Daedalus di sisi jauh Bulan seperti yang terlihat dari pesawat ruang angkasa Apollo 11 di orbit Bulan. Daedalus memiliki diameter sekitar 80 Km.

Akan tetapi kawah ini, yang lebarnya lebih dari 2.000 kilometer, terbentuk sebelum adanya tumbukan besar lainnya yang terjadi selama evolusi Bulan.

Simulasi tumbukan menunjukkan bahwa kawah Aitken dibentuk oleh asteroid berukuran 150-250 km yang meluncur ke Bulan dengan kecepatan 15-20 km per detik!

Dari Bumi, mata manusia dapat mengamati area berwarna abu-abu yang tampak berbeda dari permukaan Bulan yang menghadap kita. Daerah gelapnya disebut maria, dan lebarnya dapat mencapai lebih dari 1.000 km.

Daerah gelap itu adalah endapan vulkanik yang membentuk lekukan yang diciptakan dari tumbukan besar di Bulan. Letusan gunung berapi ini aktif selama jutaan tahun setelah tumbukan ini terjadi.

Favorit saya adalah cekungan Orientale, kawah tumbukan termuda di Bulan, tetapi diperkirakan terbentuk “hanya” sekitar 3,7 miliar tahun yang lalu.

Cekungan Orientale memiliki lebar sekitar 930 km dan memiliki tiga cincin berbeda, yang membentuk pola seperti bullseye. Pandangan ini adalah mosaik gambar dari Lunar Reconnaissance Orbiter NASA. NASA/GSFC/Arizona State University

Tidak ada peristiwa tumbukan besar lainnya yang terjadi di Bulan sejak saat itu. Ini adalah pertanda baik, karena ini menyiratkan tidak ada tubrukan sangat besar yang terjadi di Bumi setelah masa ini dalam sejarah evolusi. (Asteroid yang memusnahkan dinosaurus di Bumi 66 juta tahun yang lalu hanya berukuran sekitar 10-15 km dan meninggalkan kawah yang lebih besar dari ukuran 150 km, yang cukup besar untuk menyebabkan kepunahan massal.)

Seperti yang terlihat dari Bumi

Dengan teleskop kecil, atau teropong mewah, Anda dapat melihat beberapa kawah kompleks di Bulan, seperti Tycho atau kawah-kawah Copernicus.

Kawah Tycho adalah salah satu kawah paling menonjol di Bulan. NASA/Goddard/Arizona State University

Mereka disebut kawah kompleks karena mereka tidak sepenuhnya berbentuk seperti mangkuk, tapi sedikit dangkal dan memiliki puncak di tengah kawah sebagai dampak dari bahan yang runtuh ke dalam lubang yang dibuat selama tumbukan.

Tycho dan Copernicus keduanya berukuran 80-100 km, tetapi memiliki puncak yang spektakuler dan “sinar ejecta” yang menonjol - daerah tempat material dikeluarkan di permukaan Bulan setelah tumbukan.

Pembentukan kawah-kawah ini menghasilkan material dasar yang lebih terang dari permukaan sebenarnya. Ini karena permukaan Bulan mengalami pelapukan luar angkasa, yang menyebabkan batuan permukaan menjadi gelap.

Masih menjadi sasaran dari tumbukan

Halaman
123
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved