Breaking News:

Kota Batu

10 Orang Dikerahkan Menuju Titik Kebakaran di Gunung Arjuno, Besok Pemadaman Pakai Helikopter

KEBAKARAN GUNUNG ARJUNO - Pemadaman dengan teknik water bombing atau bom air yang diangkut helikopter akan dikerahkan lagi pada Selasa (6/8/2019).

Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
Benni Indo
Panglima Kodam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi saat mendapat pemaparan tentang kebakaran Gunung Arjuno oleh LO BNPB yang juga Skretaris BPBD Kabupaten Malang Bagyo Setiono di titik pantau, Senin (5/8/2019). 

Sejauh pengalaman Rochim, faktor alam menyumbang 1 persen proses terjadinya kebakaran hutan. Sisanya adalah ulah tangan manusia.

Kebakaran hutan akibat faktor alam dimungkinkan terjadi saat cahaya matahari yang terik dipantulkan ke daun yang kering. Kemudian mengakibatkan kebakaran. Terlepas dari itu adalah gesekan kayu. Namun itu pun kemungkinannya sangat kecil.

Sementara itu, Panglima Kodam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi mendatangi titik pantau untuk melihat langsung dampak kebakaran di Gunung Arjuno. Wisnoe mengatakan, ia awalnya mengetahui informasi kebakaran hutan saat menonton televisi.

“Saya mengetahui kebakaran hutan pada saat saya makan siang di Kodam. Saya langsung perintahkan staf Kodam untuk mengecek dan memberi laporan,” ujarnya.

Melihat luasnya kawasan yang terbakar hingga bantuan helikopter untuk memadamkan api, Wsnoe menilai bahwa kebakaran yang melanda Gunung Arjuno sangat serius. Wisnoe pun memutuskan untuk melihat langsung di Kota Batu.

“Masalah kebakaran ini sensitif, sering terjadi dan selalu terjadi di Sumatra dan Kalimantan. Maka dari itu, ini mendapat perhatian serius dari dunia internasional karena sangat mengganggu. Sementara ini juga terjadi di Jawa Timur apalagi sampai penggunaan bom air dari helikopter, ini berarti sangat serius,” paparnya.

Wisnoe tidak ingin dunia internasional menyoroti Indonesia karena persoalan kebakaran. Personil TNI pun telah disiapkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Dalam kondisi dan suasana Indonesia yang kondusif dan damai ini, TNI AD khususnya Kodam V Brawijaya tetap akan memberikan kesiapsiagaan dan kontribusinya apabila memang dibutuhkan. Bukan hanya masalah kebakaran saja, tetapi apa saja yang menyangkut hajat hidup orang banyak, akan siap menurunkan kemampuan dan kekuatannya dalam membantu mengatasi kesulitan yang ada di masing-masing wilayah,” tegas Wisnoe.  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved