Berita Malang
BERITA MALANG POPULER Hari Ini, Penyebab Demo Mahasiswa Papua, Ricuh, Lempar Batu & Jalan Ditutup
Berita Malang populer hari pni, penyebab demo Mahasiswa Papua yang diwarnai ricuh hingga lempar batu dan beberapa jalan Kota Malang ditutup
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Sebenarnya polisi telah melarang AMP untuk melakukan aksi dengan mendatangi Balai Kota Malang.
Tapi, AMP tetap bersikukuh melakukan aksi meskipun sudah memberikan surat pemberitahuan kepada petugas kepolisian.
Saat ditanyai petugas, AMP tidak bisa memberi informasi terkait aksi apa yang akan mereka sampaikan.
Sehingga, petugas tidak bisa memberikan surat tanda terima pemberitahuan tersebut.
“Penanggung jawab aksinya saja mereka tidak mau memberitahukan. Jadi kami ya tidak memberikan surat tanda terima pemberitahuan,” terangnya.
Asfuri mengungkapkan AMP terlibat bentrok dengan masyarakat Kota Malang sebelum petugas datang dan memberikan pengamanan di lokasi kejadian.
Hingga akhirnya, AMP sempat memblokade Jalan Kahuripan yang terletak di simpang Raja Bali Kota Malang.
Petugas pun mengamankan sejumlah demonstran untuk dibawa ke markasnya di Dau, Kabupaten.
“Kami masih mendata jumlah korban luka. Ada yang dari AMP dan ada yang dari warga.”
“Tapi, orang dari AMP ini tidak mau didata. Sehingga kami kembalikan ke tempat mereka di Dau,” terangnya.
Asfuri menambahkan pihaknya akan menindak tegas apabila ada aksi unjuk rasa yang serupa di Kota Malang.
Dia menilai jika aksi yang dilakukan oleh AMP ini belum termasuk dalam aksi makar.
Jadi belum ada sanksi hukum yang bisa petugas terapkan terkait kasus ini.
“Makar itu ada klarifikasi tersendiri. Jadi unjuk rasa yang mereka lakukan ini bertentangan dengan undang-undang.”
“Jadi akan kami bubarkan lagi dan akan kami tindak tegas. Karena memulangkan mereka bukan domain dari kami,” tandasnya.