Selebrita

Pesona Nia Ramadhani di Ajang Penghargaan Achmad Bakrie, Potretnya dengan Busana Tunik Sangat Elegan

Pesona Nia Ramadhani di ajang penghargaan Achmad Bakrie, potretnya dengan busana tunik aangat elegan.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Stylo.Grid.ID
Pesona Nia Ramadhani di Ajang Penghargaan Achmad Bakrie, Potretnya dengan Busana Tunik Sangat Elegan 

Lewat trilogi "Cintaku di Kampus Biru” (1974), "Kugapai Cintamu” (1974), dan "Terminal Cinta Terakhir” (1975), ia berhasil membuka babak baru penulisan novel populer di negeri ini.

Temanya memang lazim dalam genre sastra pop: dunia anak muda dan mahasiswa yang diwarnai liku-liku percintaan, pendobrakan, dan pencarian diri.

Namun semua itu dituturkan Ashadi dengan bahasa yang segar- lugas, dengan pandangan yang lebih terpelajar.

3. Anna Alisjahbana (Kedokteran)

Dedikasinya memperbaiki kualitas anak Indonesia secara holistik dan integratif, antara lain mengilhami pengembangan perangkat inovatif dan tepat guna DDTK.

"Deteksi Dini Tumbuh Kembang" temuannya ini bertujuan menjaring anak dengan gangguan perkembangan pada masyarakat rentan dan kurang mampu, yang diterapkan pada Taman Posyandu, PAUD dan pendidikan keluarga, untuk mempersempit kesenjangan anak desa - kota.

4. Anawati (Sains)

Rela meninggalkan gemerlap karir dan gemerincing mata uang Euro, karena melihat kualitas air minum perdesaan di Sumbawa hampir sebagiannya terkontaminasi logam berat.

Risetnya tentang Tubular Anodic Aluminium Oxide (AAO) dan gagasannya memanfaatkan teknologi pelapis bahan lokal, telah membantu masyarakat Sumbawa.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved