Breaking News:

Surabaya

Fakta-fakta Anak Tendang Kepala Ibunya di Surabaya Karena Tak Diberi Uang, Ini Akhir Kasusnya

Peristiwa anak tendang kepala ibunya di Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan.

Surya.co.id
Anak Tendang Kepala Ibunya 

Anak laki-laki tersebut adalah Andre (21). Ia anak terakhir dari tiga bersaudara.

Sementara yang merekam kejadian tersebut adalah kakak kedua Andre yang bernama, Novi.

Ia mengatakan, Novi terpaksa merekam kelakuan kasar adiknya lantaran tidak kuat dengan sikap temperamen dari adiknya.

Novi kemudian mengunggah video tersebut ke media sosial Facebook

"Minta tolong yang bisa bantu atau laporkan anak ini tolong.. Saya sudah mencoba melaporkan ke polsek terdekat tp mlh disuruh lewat jalur kekeluargaan atau sampai ada hasil visum/otopsi (berarti secara ga langsung nunggu sampai parah dulu dipukulnya baru bisa lapor.ditindak lanjuti). karena dia adek kandung sendiri," tulis Novi.

Ia juga ingin agar sang adik mendapat hukuman biar jera.

"tapi apa tindakan ini harus saya diamkan sendiri. Padahal orang tua saya yang jadi korban. Ini gak sekali 2x tapi tiap hari. Dan ini posisi baru bisa saya ambil bukti, Karena saya sendiri ada anak bayi jadi repot kalau mau ambil bukti. Tolong yang bisa bantu, tolong bantu saya untuk melaporkan anak ini," lanjutnya.

Novi juga mengungkap kebiasaan buruk sang adik yang sudah berumur 21 tahun itu.

Pasalnya, sang adik tidak mau bekerja dan hanya bisa minta uang orang tua dan kerap mengamuk jika tidak diberi.

"Umur sudah 21 tapi gak mau kerja dan maunya minta orang tua terus padahal orang tua saya gak kerja. Dan kalau gak dituruti anak ini semakin mengamuk dan suka banting-banting barang-barang di rumah dan terakhir dia suka mukul-mukul orang tua saya. Tolong. Saya bingung untuk emberi efek jera pada anak ini karena sudah terlalu sangat kurang ajar," pungkas Novi Dwi Cahyanty.

Halaman
1234
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved