Kabar Jember

Saat Didekati, Bayi Laki-laki Terbuang dalam Kardus ini Ulurkan Tangan dan Tendangkan Kaki

#JEMBER - Saat dikerumuni warga, bayi itu terlihat mengulurkan tangan dan menendangkan kakinya. Tangan dan kakinya sudah terlihat sedikit membiru.

Saat Didekati, Bayi Laki-laki Terbuang dalam Kardus ini Ulurkan Tangan dan Tendangkan Kaki
ist
BAYI IMUT YANG DIBUANG - Bayi laki-laki yang dibuang Desa Serut Kecamatan Panti, Jember, Minggu (25/8/2019) pagi. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Kasus bayi dibuang kembali terjadi, kali ini di Desa Serut Kecamatan Panti, Jember, Minggu (25/8/2019) pagi. 

Bayi laki-laki itu terlihat bersih saat ditemukan. Dia berada dalam kardus air mineral yang sedikit tertutup. Bersama bayi, ada selendang dan handuk.

Saat dikerumuni warga, bayi itu terlihat mengulurkan tangan dan menendangkan kakinya. Tangan dan kakinya sudah terlihat sedikit berwarna biru, dan kulitnya kisut.

Saat ditemukan bayi laki-laki itu diperkirakan berusia tiga jam setelah dilahirkan.

Kini bayi itu dirawat di RSD dr Soebandi Jember.

Polisi masih menyelidiki pembuang bayi laki-laki tersebut.

Kapolsek Panti AKP M Zuhri menuturkan pihaknya masih menyelidikinya.

"Sampai malam ini belum diketahui pembuangnya," ujar Zuhri kepada SuryaMalang.com, Minggu (25/8/2019).

Kardus Air Mineral Ternyata Berisi Bayi Laki-laki Berusia Tiga Jam di Desa Serut, Panti, Jember

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Polisi masih menyelidiki apakah ada perempuan hamil dan melahirkan tidak lama setelah bayi ditemukan, Minggu (25/8/2019) pagi.

Polisi berkoordinasi dengan bidan di desa sekitar lokasi penemuan bayi.

"Itu yang kami lakukan dulu. Mengidentifikasi," imbuh Zuhri.

Bagaimana Cara Kebiri Kimia untuk Pemerkosa 9 Bocah di Mojokerto? 

Sejauh ini, lanjut Zuhri, ada beberapa orang yang ingin mengadopsi bayi laki-laki itu.

Jika ada warga yang ingin mengadopsi bayi itu maka dipersilakan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jember.

Pihaknya fokus kepada penyelidikan kasus penemuan bayi tersebut. "Jika nanti ditemukan pembuang bayinya ya kami lakukan penyidikan lebih lanjut. Karena ada tindak pidana di sini," ujarnya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved