Breaking News:

Kabar Mojokerto

Sepak Terjang Muh Aris yang Dihukum Kebiri Kimia Seusai Meniduri 9 Anak di Bawah Umur di Mojokerto

Sepak Terjang Muh Aris yang Dihukum Kebiri Kimia Seusai Meniduri 9 Anak di Bawah Umur di Mojokerto, Terekam CCTV di rumah kosong dan masjid

SURYAMALANG.COM/Danendra Kusuma
Muh Aris pemuda Mojokerto dihukum kebiri kimia setelah terbukti menyetubuhi sembilan anak di bawah umur. 

Modus yang dilakukan Aris tergolong nekat. Dia langsung mendekap, menyekap mulut dan langsung membawa korbannya ke dalam rumah kosong.

"Saya tidak membujuk. Korban langsung saya paksa," ujarnya Senin (29/10/2018).

Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, tersangka terakhir kali melakukan pencabulan pada tanggal 25 Oktober 2018 terjadap bocah yang masih duduk dibangku taman kanak-kanak.

"Dia awalnya mengaku hanya satu kali melakukan pencabulan. Namun, setelah dilakukan penyidikan dia berterus terang telah mencabuli 11 anak. Saat ini kami baru menerima laporan dari satu korban saja, kami akan mengungkap identitas korban lain dan meng konfrontasikan ke tersangka" terangnya.

Akibat perbuatannya, masih kata Sigit, korban mengalami trauma mendalam. Saat ini pihaknya melakukan pendampingan dan memberikan trauma healing pasca kejadian pencabulan yang menimpa korban.

"Kami melakukan pendampingan terhadap korban untuk menghilangkan traumanya," paparnya.

Kapolres menambahkan, tersangka tak hanya melakukan pencabulan di rumah kosong.

Tersangka juga mencabuli beberapa korbannya di dua masjid dan kebun kosong.

"Tempat kejadian perkara ada di beberapa tempat. Bahkan, tersangka mencabuli korbannya di area masjid. Kalau dilihat dari profilnya latar belakang pendidikan tak jelas, pendidikan agama kurang serta pola pikir tidak dewasa yang membuat dia tak bisa menahan diri," ucapnya.

Sigit menyebutkan, dari Januari hingga Oktober ada 6 kasus pencabulan yang terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. 

Halaman
1234
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved