Kabar Mojokerto

Sepak Terjang Muh Aris yang Dihukum Kebiri Kimia Seusai Meniduri 9 Anak di Bawah Umur di Mojokerto

Sepak Terjang Muh Aris yang Dihukum Kebiri Kimia Seusai Meniduri 9 Anak di Bawah Umur di Mojokerto, Terekam CCTV di rumah kosong dan masjid

Sepak Terjang Muh Aris yang Dihukum Kebiri Kimia Seusai Meniduri 9 Anak di Bawah Umur di Mojokerto
SURYAMALANG.COM/Danendra Kusuma
Muh Aris pemuda Mojokerto dihukum kebiri kimia setelah terbukti menyetubuhi sembilan anak di bawah umur. 

SURYAMALANG.COMMuh Aris (20) pemuda asal Mojokerto dinyatakan terbukti menyetubuhi sembilan anak di bawah umur, sebagai hukumannya ia pun mendapatkan kebiri kimia.

M Aris adalah remaja 20 tahun asal Kecamatan Sooko, Kota Mojokerto. 

Dia ditangkap setelah dilaporkan melakukan tindakan pencabulan terhadap bocah umur 5 tahun.

Tak tanggung-tanggung, hasil penyidikan saat itu, jumlah korbannya sudah mencapai 11 anak, sebagaimana diberitakan SURYA.co.id pada 29 Oktober 2018.

Kepada penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono, Aris mengaku sudah melakukan kejahatannya selama tiga tahun.

Wanita Cantik ini Baru Sepekan Kumpul Suami Lagi, Kini Harus Menginap di Markas Polres Lamongan

Hukuman Kebiri Kimia untuk Pria Mojokerto Seusai Menyetubuhi 9 Anak di Bawah Umur, Ini Penjelasannya

Pelakor Terpaksa Menahan Dingin Angin Malam Tanpa Baju Setelah Ditelanjangi Istri Sah Selingkuhannya

"Saya sebetulnya juga suka dengan wanita dewasa, tapi tidak ada yang mau. Akhirnya saya coba ke anak-anak untuk melampiaskan," kata Aris di hadapan Kapolres Mojokerto Kota, Senin (29/10/2018).

Dia mengaku, aksi bejatnya itu mulanya dipicu dari tayangan video panas.

Muh Aris gemar menonton video porno di warnet (warung internet). 

"Mulai sekarang saya tidak akan menonton film porno lagi. Saya sudah kapok," singkatnya.

Berbeda dengan predator anak lain yang harus membujuk korbannya terlebih dahulu dengan iming-iming uang.

Halaman
1234
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved