Kabar Trenggalek

852 Tahun Trenggalek, Simbol Kebangkitan Poros Selatan dan Kesejahteraan Kaum Tani

Nuansa budaya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat terasa kental dalam perayaan 825 tahun Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

852 Tahun Trenggalek, Simbol Kebangkitan Poros Selatan dan Kesejahteraan Kaum Tani
Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menerima pusaka setelah dijamas, Kamis (15/8/2019). 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK – Nuansa budaya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat terasa kental dalam perayaan 825 tahun Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

Setidaknya, itu tergambar dari pakaian adat, bregada, dan kereta kencana yang dipakai dalam arak-arakan perayaan.

Para peserta menggunakan pakaian adat sesuai dengan arahan utusan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Sementara bregada atau pasukan prajurit keraton saat arak-arakan, turut meramaikan pesta hari jadi. Kereta kencana yang dinaiki Bupati Mochamad Nur Arifin dan keluarga juga didatangkan dari keraton yang sama.

Pemilihan adat dalam perayaan hari jadi tersebut bukan tanpa alasan. Pemerintah Kabupaten Trenggalek ingin ulang tahunnya menjadi simbol kebangkitan poros selatan Pulau Jawa.

“Pada hari jadi ini, kami kerja sama dengan pemerintah Jogja, dalam hal ini Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Jadi, ini awal atau pembuka jalan bagi kemajuan ekonomi di wilayah selatan Jawa, khususnya Trenggalek,” kata Bupati Mochamad Nur Arifin, usai prosesi hari jadi.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu menerangkan, pemilihan kerja sama dengan Yogyakarta bukan tanpa alasan.

825 Tahun Trenggalek, Antara Keris Pusaka, Kemiskinan dan Mimpi Infrastruktur Modern

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin saat prosesi serah terima pusaka di Pendapa Kabupaten Trenggalek dalam rangkaian Hari Jadi ke-825, Jumat (30/8/2019).
Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin saat prosesi serah terima pusaka di Pendapa Kabupaten Trenggalek dalam rangkaian Hari Jadi ke-825, Jumat (30/8/2019). (ahmad zaimul haq)

Salah satu dalilnya, yakni rencana tersambungnya Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan antara lain Yogyakarta-Trenggalek.

Kabupaten Trenggalek tahun ini membangun jalan di pesisir selatan yang menghubungkan Kecamatan Prigi, Munjungan, hingga Panggul. Pengaspalan jalan baru itu menyambut rencana pembangunan JLS penghubung Tulungagung-Prigi.

“Harapannya, ini pertanda poros nasional Jogja-Prigi-Malang lewat koridor selatan berjalan dengan baik karena Trenggalek sudah punya kerja sama yang konkret dengan Jogja,” imbuh Mas Ipin.

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved