Kabar Surabaya

Demokrasi Biaya Tinggi Akibatkan Banyak Anggota DPRD Jatim Jaminkan SK untuk Utang

Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Hadinuddin pun membenarkan bahwa biaya politik pemilu 2019 relatif tinggi.

Demokrasi Biaya Tinggi Akibatkan Banyak Anggota DPRD Jatim Jaminkan SK untuk Utang
SURYAMALANG.COM/Bobby Koloway
Pelantikan anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 pada Sabtu (31/8/2019). 

Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Hadinuddin pun membenarkan bahwa biaya politik pemilu 2019 relatif tinggi.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -Sejumlah Anggota DPRD Jatim mengaku menjadikan SK sebagai agunan pinjaman di Bank Jatim.

Besaran pinjaman yang ditawarkan Bank Jatim mencapai Rp 1 milia Rp 1,8 miliar. Besaran tersebut dinilai cukup untuk mengganti biaya politik selama pemilu.

"Kalau ada anggota (dewan) yang menggadaikan SK, itu wajar. Semacam diamankan," kata salah seorang anggota dewan yang enggan disebutkan identitasnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (6/9/2019). 

"Ini merupakan efek dari cost (biaya) politik pemilu yang mahal. Kami sedikit banyak harus mengembalikan itu," kata sumber yang sama.

Namun, sumber Harian Surya tersebut menolak menyebut menggunakan uang tersebut sebagai money politic atau serangan fajar. 

"Bukan berarti untuk money politic. Namun, lebih ke biaya pemenangan. Di antaranya biaya kampanye, pengadaan alat peraga kampanye, hingga saksi," katanya. 

Ketua Fraksi Gerindra, Ahmad Hadinuddin pun membenarkan bahwa biaya politik pemilu 2019 relatif tinggi.

Apalagi dengan masa kampanye yang relatif panjang dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.

Hadinuddin pun sebelumnya sempat memberikan usulan bahwa sebaiknya sistem pemilu bukan secara proposrsional-terbuka.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved