Nasional

Febri Diansyah : Ada 10 Poin yang Dapat Hambat Kinerja KPK dalam Draft RUU KPK

Revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai berpotensi melemahkan KPK.

Febri Diansyah : Ada 10 Poin yang Dapat Hambat Kinerja KPK dalam Draft RUU KPK
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Jubir KPK, Febri Diansyah memberi pidato pembuka dalam kegiatan Tanya Jubir KPK, rangkaian Roadshow Bus KPK 2019, Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi di Balai Kota Malang. 

Padahal selama ini penyadapan adalah senjata paling efektif KPK untuk mengungkap kasus korupsi.

“Kalau dewan pengawas tidak setuju, maka KPK tidak bisa mengungkap kasus itu.”

“Ini akan menambah panjang birokrasi penanganan perkara,” kata Febri.

Febri berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku kepala negara dan pemerintahan menolak usulan DPR RI untuk merevisi UU KPK.

Menurutnya, hanya Jokowi yang menjadi harapan satu-satunya agar pembahasam RUU KPK tidak dapat dilanjutkan.

“Kemarin, pimpinan KPK sudah menyurati Presiden dan kami beri poin-poin yang dapat melemahkan KPK.”

“Semoga Presiden dapat mendengar aspirasi rakyat Indonesia dan para guru bangsa yang menolak revisi UU ini,” terangnya.

Data yang dikumpulkan SURYAMALANG.COM, 10 poin dalam draft RUU yang berpotensi melemahkan KPK sebagai berikut :

1. Ancaman terhadap Independensi KPK;

2. Mempersulit Penyadapan;

Halaman
123
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved