Kabar Jember

Alarm Perlintasan KA Dekat Stasiun Rambipuji Rusak Sebulan Terakhir, Pensiunan PT KAI Jadi Korban

#JEMBER - Alarm Perlintasan KA Dekat Stasiun Rambipuji Rusak Sebulan Terakhir, Pensiunan PT KAI Jadi Korban

Alarm Perlintasan KA Dekat Stasiun Rambipuji Rusak Sebulan Terakhir, Pensiunan PT KAI Jadi Korban
sri wahyunik
Kereta api tabrak mobil Honda City di Dusun Gayam Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji, Jember, Selasa (17/9/2019) siang. Korbannya, pensiunan PT KAI bernama Imam Sudjono (66) dan istrinya. Perlintasan KA di dusun itu tidak ada penjaganya. Alarmnya juga rusak sebulan terakhir. 

#JEMBER - Alarm Perlintasan KA Dekat Stasiun Rambipuji Rusak Sebulan Terakhir, Pensiunan PT KAI Jadi Korban

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Korban kecelakaan kereta api di Dusun Gayam Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji, Jember, Imam Sudjono (66), ternyata pensiunan PT Kereta Api (Persero).

Hal ini berdasarkan selembar kartu pensiunan PT KAI yang ditemukan warga sekitar ketika menolong Imam, dan istrinya, Selasa (17/9/2019) siang. Mobil mereka, Honda City Car bernomor polisi L 1022 EH, terlihat rusak parah. 

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional 9 Jember, Mahendro Trang Bawono, mengatakan, kecelakaan terjadi antara KA Mutiara Timur Siang relasi Surabaya Gubeng - Banyuwangi Baru dengan kendaraan roda empat. 

"Terima laporan dari masinis KA 87 Mutiara Timur Siang relasi Sgu-Jr (Surabaya - Jember) jam 12.40 wib di KM 188+8/9 petak jalan Rbp-Mi (Rambipuji - Mangli) dikarenakan tertemper kendaraan mobil," demikian pesan tertulis Mahendro perihal kecelakaan itu.

Kepada SuryaMalang.com, Mahendro menyebutkan, KA Mutiara Timur Siang baru saja meninggalkan Stasiun Rambipuji untuk meneruskan perjalanan ke Stasiun Jember.

Namun saat berada di pintu perlintasan itu, mobil yang melintas tertemper KA tersebut.

Mobil yang tertabrak melaju dari arah utara hendak ke selatan melintasi pintu perlintasan tersebut.

"Pintu perlintasan tidak terjaga. Mobil tidak berhenti sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari. Bagian depan mobil menemper KA Mutiara Timur Siang, dan terpental," imbuh Mahendro.

Dari keterangan yang disampaikan Mahendro, pasutri itu mengalami luka dan dirawat di RSD dr Soebandi Jember.

Lebih lanjut Mahendro mengimbau kepada masyarakat ketika ketika akan melintasi perlintasan kereta api harus lebih berhati hati. "Tengok kanan-kiri, apabila terlihat ada KA yang akan melintas hendaknya mendahulukan perjalanan KA tersebut," tegas Mahendro.

Sementara warga sekitar, Wahyudi Purnomo mengatakan, mobil yang dikendarai Imam melaju dari arah utara ke selatan. "Kalau kejadian pastinya tidak tahu. Mobil melaju dari arah utara, kemudian dari barat ada KA yang melintas kemudian terjadi tabrakan. Korbannya pensiunan PJKA (PT KAI)," ujar Wahyudi.

"Memang tidak ada pintunya untuk perlintasan ini, tetapi ada alarm kalau KA lewat, tapi sudah sebulan ini rusak jadi tidak bunyi," imbuhnya.

Warga setempat berharap ada perbaikan sarana prasarana di pintu perlintasan tersebut, seperti perbaikan alarm yang rusak. Sebab jalur itu merupakan jalan menuju permukiman warga di desa tersebut.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved