Kabar Gresik

Ayub Peragakan Cara Peluk, Bunuh hingga Merancap Dekat Jenazah Nisa' di Cafe Penjara, Gresik

PEMBUNUHAN DI CAFE PENJARA, #GRESIK - Ayub Peragakan Cara Peluk, Bunuh hingga Merancap Dekat Jenazah Nisa' di Cafe Penjara, Gresik

Penulis: Sugiyono | Editor: yuli
Sugiyono
MENCEKIK – Tersangka Shalahuddin Al Ayyubi (24) memperagakan caranya mencekik korban di dalam cafe Penjara, Gresik, Rabu (18/9/2019). 

Setelah itu meninggalkan cafe untuk membawa kabur barang berharga hasil rampasan ke rumah tersangka.

“Dari hasil rekonstruksi sebanyak 37 adegan, ditemukan bukti baru bahwa tersangka ada rasa, ada hati dengan korban. Namun, tersangka tidak menyampaikan langsung pada korban, tapi pada teman korban,” kata Iwan.

Iwan mengatakan, dugaan pembunuhan terkait utang piutang itu tidak benar sehingga penyidik akan memeriksakan kejiwaan tersangka ke rumah sakit Polda Jatim.

“Motif kejahatan utang tidak ada. Di antaranya karena ada hubungan hati yang tidak tersampaikan,” imbuhnya.

“Menurut hasil pemeriksaan dan dari rekontruksi, pelecehan seksual setelah korban meninggal dunia. Dengan menggunakan jarinya, tersangka menggunakan jarinya untuk merancap dan meneteskan sperma ke tubuh korban,” imbuhnya.

Tersangka dijerat Pasal 365 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 20 tahun. 

Selama rekonstruksi, warga sekitar dan perangkat desa menunggu di halaman cafe Penjara.

“Penasaran saja bagaimana kejahatannya dilakukan, sebab kafe ini sudah tutup sejak bulan Puasa kemarin,” kata Bambang, perangkat desa Banjarsari.

Sementara, tersangka Ayub terlihat masih ingat secara detail bagaimana awal menjebak korban menggunakan kucing.

“Ya letaknya di sini. Setelah menangkap kucing, dia (Nisa’) saya peluk dari belakang. Kemudian memberontak dan jatuh bersama. Khawatir dia teriak, langsung saya bekap dan mencekiknya,” kata Ayub, sambil tangan terborgol.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved