Nasional

Bukan Hanya Istri Anggota Pomau Surabaya Yang Sebar Fitnah di Facebook, Istri Dandim Lakukan Juga

Ada 3 istri anggota TNI, termasuk seorang istri Dandim TNI AD yang harus berurusan dengan hukum karena pernyataan yang dianggap menyebar fitnah di Fb

Bukan Hanya Istri Anggota Pomau Surabaya Yang Sebar Fitnah di Facebook, Istri Dandim Lakukan Juga
Tribun Pontianak/ Tito Ramadhan
KSAD Andika Perkasa 

SURYAMALANG.COM - Ternyata istri anggota TNI yang menyebarkan hoax atau berita bohong atau ujaran kebencian di media sosial Facebook bukan hanya FS, istri anggota Pomau (Pom TNI AU) di Surabaya saja.

Tercatat ada tiga istri anggota TNI, termasuk seorang istri Dandim TNI AD yang harus berurusan dengan hukum karena pernyataan yang dianggap menyebar fitnah soal Meneteri Wiranto di akun facebook.

Selain FS yang harus berurusan hukum di Polresta Sidoarjo, dua istri anggota TNI AD juga sudah dilaporkan ke polisi terkait unggah konten bernada negatif di media sosial.

Istri Anggota POM TNI AU di Surabaya yang Sebarkan Fitnah di Facebook Diperiksa di Polresta Sidoarjo

Penampilan Maia Estianty & Irwan Mussry Bak ABG Pacaran Hingga Bross Mungil yang Harganya Selangit

Bukan Hanya Istri Rhoma Irama, Nikita Mirzani & Artis Lain Juga Setuju Dipoligami tapi Ada Syaratnya

Karena ulah para istri, para anggota TNI suami mereka juga harus menghadapi sanksi dicopot dari jabatan dan menjalani hukuman militer.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menghukum dua personel TNI AD, yakni Kolonel HS dan Sersan Z.

HZ dan S dicopot dari jabatannya ditambah penahanan 14 hari.

Khusus HZ, diketahui dicopot dari jabatannya selaku Komandan Distrik Militer (Kodim) Kendari, Sulawesi tenggara.

Sementara, Sersan Z sebelumnya bertugas di Detasemen Kavaleri Berkuda di Bandung, Jawa Barat.

Menurut Andika, pencopotan kedua prajurit TNI tersebut telah disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

Pabrik Uang Tukul Arwana Selain jadi Artis, Dulu jadi Kernet Bus kini Punya Kekayaan Rp 29 Miliar!

"Konsekuensinya pada Kolonel HS tadi sudah saya tanda tangani surat perintah melepas dari jabatannya, dan ditambah hukuman disiplin militer berupa penahanan 14 hari," tambah Andika," ujar Andika di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Halaman
1234
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved