Malang Raya
UPT Tahura Soerjo Belum Bisa Pastikan Berapa Luas Lahan yang Terbakar di Lereng Gunung Arjuno
UPT Tahura Soerjo, Ahmad Wahyudi menerangkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa luasan lahar yang terbakar di lereng Gunung Arjuno
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Soerjo, Ahmad Wahyudi menerangkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa luasan lahar yang terbakar di lereng Gunung Arjuno. Khususnya yang berada di Kabupaten Malang.
"Dari kemarin sampai sekarang kami fokus melakukan upaya pemadaman. Belum bisa kami taksir berapa luas yang terbakar. Karena kami harus melakukan evaluasi pasca kebakaran.
"Kawasan yang terbakar adalah kawasan hutan lindung Perhutani," ujar Wahyudi saat apel gelar pasukan gabungan pemadaman Gunung Arjuno di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Minggu (13/10/2019).
Wahyudi mengatakan, upaya pemadaman dilakukan secara manual. Saat apel gelar pasukan, terdapat alat seperti pacul, arit, dan cangkul yang dibawa petugas gabungan menuju lereng gunung.
"Pemadaman kami gunakan metode manual. Kami berharap segera turun hujan," ujar Wahyudi.
Saat itu, setelah beberapa saat menunggu, tim gabungan akhirnya berangkat melakukan upaya pemadaman sekitar pukul 3:30 sore waktu setempat. Kemudian awan mendung tampak menyelimuti area Desa Toyomarto. Rintik gerimis juga perlahan turun seakan menjawab doa para relawan
Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menerangkan, menghimbau kepada para petugas dan relawan untuk berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan. Ujung khawatir kebakaran yang melanda dapat merusak sumber air di sana.
"Kami khawarir dampak yang ditimbulkan dari kebakaran ini adalah sumber air di atas. Kalau sumber air itu bermasalah ya dikhawatirkan akan berdampak pada masyarakat Malang Raya. Semoga hujan segera turun," ujar Ujung.