Viral Lem Aibon di APDB 2020, Ini Dampak Buruk Jika Sering Hirup Lem, Bisa Rusak Otak

Inilah beberapa dampak buruk Lem Aibon jika dihirup berkali-kali, rupanya bisa menyebabkan kerusakan otak.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
Kolase IG: Willsarana/Alfacart
Bahaya Lem Aibon 

Jika terpapar pada kulit akan menyebabkan iritasi sedang hingga berat.

Gejalanya meliputi rasa sakit, kemerahan dan pembengkakan.

Itu karena lem ini dapat diserap melalui kulit dan dapat menyebabkan efek seperti yang dijelaskan untuk inhalasi.

Untuk efek paparan jangka panjang (kronis) sendiri, dapat menyebabkan kulit kering, merah, pecah-pecah (dermatitis) setelah terjadi kontak dengan kulit.

Paparan terhadap bahan kimia ini, juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran.

3. Bahaya bagi Ginjal

Efek pada penglihatan warna telah dilaporkan, tetapi bukti tidak dapat disimpulkan.

Dapat membahayakan sistem saraf.

Kesimpulan tidak dapat ditarik dari studi terbatas yang tersedia.

Namun, pada konsentrasi tinggi dapat membahayakan ginjal.

4. Sebabkan Halusinasi

Toluena dapat diserap ke dalam tubuh melalui inhalasi, pencernaan dan kontak kulit.

Paparan toluena telah dikaitkan dengan pusing, halusinasi, masalah jantung dan dapat merusak janin.

Mereka yang terpapar dan menghirup toluena secara berlebihan kerap kali menimbulkan gejala seperti kelelahan.

Selain itu juga akan pusing, sakit kepala, kehilangan koordinasi atau pendengaran, euforia, insomnia, iritasi mata dan hidung.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved