Malang Raya

DPRD Kota Malang Kaji Lagi Ranperda Tunas, Antara Jadi Perumda Atau PD RPH

Perubahan PD Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) hingga kini masih dilakukan kajian lebih mendalam oleh DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Kaji Lagi Ranperda Tunas, Antara Jadi Perumda Atau PD RPH
edgar
Ketua Tim Pansus Ranperda Perumda Tunas, Ahmad Wanedi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Perubahan PD Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) hingga kini masih dilakukan kajian lebih mendalam oleh DPRD Kota Malang.

Dewan akan memangkas 21 aneka usaha yang ada di Perumda Tunas menjadi sembilan aneka usaha.

Pengerucutan itu dilakukan, agar nantinya Perumda Tunas bisa memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat.

Dewan juga tidak mau buru-buru dalam menyelesaikan Perumda Tunas ini.

Dikarenakan, Perumda Tunas ini merupakan manifestasi dari PD menjadi Perumda

"Kami tidak ingin tergesa-gesa. Karena kami harus mengkaji dulu. Karena untuk merubah PD itu harus ada laporan macam-macam," ucap Ketua Tim Pansus Ranperda Perumda Tunas, Ahmad Wanedi pada SURYAMALANG.COM, belum lama ini.

Dari hasil dengar pendapat yang dilakukan beberapa hari yang lalu, dewan mendapatkan saran dari KemenkumHAM terkait dengan perubahan ini.

Yaitu apakah akan menjadikan PD RPH sendiri atau Perumda RPH, ataupun Perumda Tunas yang terlepas dari RPH.

Untuk itu, Wanedi akan mengkaji lebih dalam lagi usulan yang diberikan oleh KemenkumHAM terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tersebut.

"Kemungkinan nanti dipisah, jadi Perumda Tunas atau RPH. Karena oleh Kumham kami diberikan pilihan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved