Jendela Dunia
Cinta Terlarang Profesor dan Mahasiswa Berakhir Tragis, Kerjakan Projek Bareng Endingnya Dimutilasi
Cinta Terlarang Profesor dan Mahasiswa Berakhir Tragis, Kerjakan Projek Bareng Endingnya Dimutilasi
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Siapa Anastasia Yeshchenko?
Anastasia Yeshchenko diketahui merupakan mahasiswa Oleg Sokolov yang baru berusia 24 tahun.
Anastasia Yeshchenko dilaporkan pindah ke St Petersburg dari Region Krasnodar di selatan Rusia, dan menjadi mahasiswi pascasarjana ketika dia tewas.
Seorang teman Yeshchenko kepada RIA menceritakan, korban adalah sosok gadis yang pendiam, namun manis dan menjadi sosok pelajar teladan.
"Setiap orang tahu tentang mereka," ujar si teman anonim ketika ditanyakan apakah dia mengetahui soal hubungan Sokolov dan Yeshchenko.
Anastasia Yeshchenko belajar tentang sejarah Perancis, dan bersama Profesor Sokolov, sempat menulis sejumlah buku.
Keduanya disebut menikmati berdandan dengan mengenakan pakaian zaman dulu.
Ibu Yeshchenko diketahui merupakan polisi dengan pangkat letnan kolonel, dengan ayahnya adalah guru.
Dia mempunyai saudara yang sempat berposisi kiper di tim nasional junior.
Siapa Oleg Sokolov?
Para mahasiswanya menggambarkan Oleg Sokolov sebagai sosok dosen bertalenta yang fasih dalam berbahasa Perancis, dan menggandrungi Napoleon.
Pria 63 tahun itu juga dianggap "aneh" karena sering memanggil selingkuhannya itu sebagai "Josephine", dan minta dipanggil "Sire (Tuan)".
Oleg Sokolov juga menjadi anggota Institut Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Politik Perancis (Issep) yang menyatakan sudah mencoretnya dari daftar.
"Kami sudah mengetahui horor itu, dan tidak bisa membayangkan dia bisa melakukan aksi sekeji itu," terang Issep dalam pernyataan resmi.
Hubungan terlarang antara Oleg Sokolov dan mahasiswanya itu sudah terjalin sejak tiga tahun yang lalu sebelum akhirnya nyawa Anastasia Yeshchenko hilang di tangan sang profesor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/profesor-mutilasi-mahasiswa.jpg)