Kabar Sampang

Kronologi Pria Madura Bunuh Tetangga Dibantu Dukun & Raket Listrik, Percaya Nenek Meninggal Disantet

Kronologi Pria Madura Bunuh Tetangga Dibantu Dukun & Raket Listrik, Percaya Nenek Meninggal Disantet

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Kolase SURYAMALANG.COM
Ilustrasi - Kronologi Pria Madura Bunuh Tetangga Dibantu Dukun & Raket Listrik, Percaya Nenek Meninggal Disantet 

SURYAMALANG.COM - Percaya jika sang nenek disantet sampai meninggal, pria di Sampang Madura nekat membunuh tetanganya sendiri. 

Keyakinan pria Sampang ini pun semakin diperkuat ketika sang nenek yang sudah wafat muncul dalam mimpinya. 

Sang nenek pun menyuruh pria Sampang membunuh tetangganya dengan cara yang tak biasa yakni menggunakan raket listrik pengusir nyamuk, balok kayu hingga bantuan dukun. 

Ilustrasi - Kronologi Pria Madura Bunuh Tetangga Dibantu Dukun & Raket Listrik, Percaya Nenek Meninggal Disantet
Ilustrasi - Kronologi Pria Madura Bunuh Tetangga Dibantu Dukun & Raket Listrik, Percaya Nenek Meninggal Disantet (surya/tribunnews.com)

Insiden pembunuhan yang dilakukan oleh pria asal Sampang Madura terhadap tetangganya sendiri berhasil menghebohkan masyarakat setempat. 

Peristiwa pembunuhan ini tepatnya terjadi di Desa Tamber Laok, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura.

Tak hanya heboh dengan kabar pembunuhan, namun cara pria Sampang untuk membunuh terbilang aneh. 

Tak sendiri, pria Sampang ini meminta bantuan seorang dukun hingga menggunakan alat raket listri dan balok kayu untuk menghabisi nyawa tetangganya. 

Sosok elaku adalah Arifin Bin Mat Rasuk (27), warga Desa Tamber Laok, Kecamatan Kedundung.

Ia diringkus Polres Sampang pasca membunuh, Tora’i (55), tetangga sedesanya.

Motif pembunuhan Tora’i  oleh Arifin Bin Mat Rasuk pun terbongkar dari hasil penyelidikan polisi, berikut ulasannya:

1. Percaya Nenek Meninggal Karena Disantet Tetangga

AKBP Didit Bambang Wibowo menuturkan, kasus pembunuhan tersebut disebabkan oleh dendam.

Pelaku mencurigai korban telah menyantet neneknya hingga meninggal dunia.

Dan juga ibunya yang sakit, diduga pelaku, disebabkan karena korban melakukan santet.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved