Pilkada
Jufri Muhammad Adi Daftar Lagi Jadi Cabup Malang, Kali ini Lewat PPP
Pria yang berprofesi sebagai Advokat itu sebelumnya pernah mendaftar Cabup Malang lewat Partai Nasional Demokrat (Nasdem).
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menerima berkas pendaftaran Calon Bupati Malang dari Jufri Muhammad Adi, Selasa (17/16/2019).
Pria yang berprofesi sebagai Advokat itu sebelumnya pernah mendaftar Cabup Malang lewat Partai Nasional Demokrat (Nasdem).
Ia datang ke Kantor DPC PPP di Kepanjen sekira pukul 13:23 wib waktu setempat.
Jufri mengaku terketuk hatinya merubah Kabupaten Malang karena menurutnya ada kesenjangan.
Jufri menegaskan siap maju dan bersaing dengan para calon lainnya.
"Siap maju. Kabupaten Malang ada kesenjangan. Seperti wilayah Utara dan Selatan. Di Selatan itu banyak sumber daya alam tapi belim dioptimalkan. Inilah yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat," ujar Jufri usai serahkan berkas.
Secara modal dan persiapan, Jufri mengatakan sudah mengantonginya.
Ia menilai persaingan adalah hal yang lumrah.
"Pemahaman kebangsaan saya paham. Saya sudah siap menjalankan semua tata laksana pemerintahan Kabupaten Malang yang lebih terbuka, akuntabel, dan ramah kepada masyarakat. Kabupaten Malang ini termasuk wilayah terbesar di Jawa Timur," ungkap Jufri.
Di sisi lain, DPC PPP Kabupaten Malang sejauh ini sudah ada tiga orang yang mendaftar lewat partai berlambang Ka'bah tersebut.
"Sampai minggu kedua, ada tiga orang. Pertama, pak Fajar, itu staf ahli PUPR Jawa Timur. Kedua, haji Yahya, alumni Ponpes Sidogiri basic-nya juga pengusaha. Dan ketiga hari ini, haji Jufri," ucap Ketua DPC PPP Kabupaten Malang, Ahmad Daniyal.
Terkait potensi koalisi, Daniyal menerangkan, pihaknya belum memberi keputusan ke mana arah koalisi pada Pilbup Malang nanti. Meski begitu, pihaknya berupaya teruel lakukan komunikasi.
Di kursi parlemen, PPP hanya meraih dua kursi. Melihat kondisi yang ada, Daniyal menegaskan pihaknya engga merengek ke partai lain untuk berkoalisi.
"Tergantung nanti di DPP bagaimana. Komunikasi dengan partai lain sudah, Gerindra juga, tapi belum ada kelanjutannya. Pada intinya, kami tidak ingin sekedar buka pendaftaran. Kami ingin membesarkan PPP untuk lima tahun ke depan, kami ingin berkontribusi untuk masyarakat Kabupaten Malang. Bukan jual mahal, enggak," tegas Daniyal.