Kota Batu
DPRD Kota Batu Pesimis Proyek Pasar Sayur Selesai Sesuai Jadwal
DPRD Kota Batu pesimis kalau proyek pasar sayur tahap kedua selesai pada 28 Januari 2020.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
Kata Febri, bahan-bahan untuk menyelesaikan proyek sudah ada, tinggal pemasangan saja. Nantinya penambahan pekerja akan mempercepat pemasangan alat.
“Kami perbaiki secepatnya catatan yang disampaikan dewan. Kami kerjakan sesuai catatan yang sudah disampaikan.”
“Kami maksimalkan penyelesaiannya sebelum tanggal 28 Januari 2020,” kata Febri.
Febri juga menjelaskan kondisi jalan yang belum keras. Katanya, jalanan yang dibangun merupakan bekas pondasi dan sudah dipadatkan.
Namun kemudian harus digali kembali karena memasang saluran air yang mengarah ke belakang.
“Itu penyebabnya,” urainya.
Pihak pengembang telah menerima pembayaran termin ketiga dari Pemkot Batu. Febri mengaku mendapatkan pembayaran dari Pemkot Batu sebanyak Rp 173 pada akhir Desember lalu.
Dia menambahkan persentase keseluruhan pembayaran proyek itu telah mencapai 80 persen.
Terkait nilai pembayaran termin ini, ada perbedaan antara Pemkot Batu dengan pengembang.
Jika pengembang mengatakan mendapatkan dana kucuran Rp 173 juta, Pemkot Batu melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Batu mengatakan telah menggelontorkan Rp 1,2 miliar, bukan Rp 173 juta.
Kabid Cipta Karya Bangun Yulianto menegaskan kalau pihaknya telah mengucurkan dana sebanyak Rp 1,2 miliar pada termin ketiga akhir Desember 2019. Ia menegaskan tidak mengucurkan dana senilai Rp 173 juta.
“Kami sudah salurkanRp 1,2 miliar per Desember 2019. Begitu selesai, nanti ada lagi. Sisa 20 persen,” ujarnya.
Bangun berharap pekerjaan pembangunan pasar sayur tahap kedua bisa selesai secepatnya. Dengan segera selesainya proyek, akan berdampak besar bagi pedagang dan masyarakat.
“Percepatan kerja ini semua tergantung kontraktor,” paparnya.
Pembangunan pasar sayur tahap dua mulai digarap sejak 21 Juni 2019 dengan biaya Rp 5 miliar dari APBD Kota Batu.
Proyek di itu ditarget rampung akhir 2019. Namun target awal itu tidak sesuai harapan sehingga menambah waktu hingga 28 Januari 2020. Target 28 Januari pun diprediksi DPRD Batu meleset.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/anggota-dprd-batu-dari-komisi-c-dan-b-menginspeksi-pembangunan-pasar-sayur-tahap-kedua.jpg)