Malang Raya

DPRD Soroti Reklame Liar di Kota Batu, Kinerja Pemkot Dipertanyakan

DPRD berharap Satpol PP dapat menertibkan reklame liar, sedangkan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Batu melakukan pendataan kembali.

DPRD Soroti Reklame Liar di Kota Batu, Kinerja Pemkot Dipertanyakan
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Sejumlah papan reklame terpasang di Jl Suropati, Kota Batu yang secara estetika sudah tak nyaman untuk dipandang. Foto diambil, Kamis (16/1/2020). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Keberadaan reklame liar di beberapa lokasi di kota Batu mulai disoroti.

Ketua Komisi A DPRD Kota Batu, Dewi Kartika mengkritisi Pemkot Batu dengan mengatakan bahwa saat ini banyak reklame liar yang dipasang di jalanan.

Menurut Kartika, reklame liar sangat merugikan dan merusak keindahan Kota Batu sebagai destinasi wisata.

Kondisi itu menurut Kartika tidak selaras dengan upaya Pemkot Batu yang tengah berusaha meningkatkan Pandapatan Asli Daerah (PAD).

Kartika pun berharap Satpol PP dapat menertibkan reklame liar, sedangkan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Batu melakukan pendataan kembali.

"Pajak reklame memang sumber PAD Kota Batu. Agar bisa maksimal kami minta agar BKD untuk melakukan pendataan kembali reklame yang ada di Kota Batu," ujar Kartika, Kamis (16/1/2020).

Kartika mengatakan ada laporan keluhan masyarakat tentang reklame liar di Kota Batu.

Dengan adanya pendataan kembali reklame yang ada di Kota Batu, maka reklame liar bisa diturunkan.

Tidak sekadar itu, penindakan tegas juga perlu dilakukan agar pihak-pihak yang selama ini memasang tanpa izin punay kejeraan.

"Tak hanya meningkatkan pajak reklame, kami juga meminta agat dinas penegak Perda rutin melakukan penertiban reklame liar. Baik spanduk, umbul-umbul, ataupun papa nama toko," terang politisi PKB ini.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved