Breaking News:

Jawa Timur

6 Industri Produk Ekspor Ajukan Relokasi dari Ring 1 Jatim, Pilih Ngajuk & Madiun Karena Faktor UMK

6 industri yang memutuskan relokasi ke luar ring 1 tersebut beralasan tak kuat lagi dengan pertumbuhan kenaikan UMK di kawasan Ring 1 Jatim.

SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahro
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim, Himawan Estu Bagijo. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Beberapa industri penghasil produk ekspor memilih pindah ke luar dari wilayah daerah Ring 1 Jawa Timur karena pertimbangan faktor UMK .

Wacana kepindahan perusahaan produk ekspor itu telah dikonfirmasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur (Disnakertrans).

Disnakertrans jatim menyebutkan setidaknya ada enam perusahaan di ring 1 Jawa Timur yang memutuskan hengkang dari ring 1 Jawa Timur dan melakukan relokasi industri.

Kasus Bayi Berusia 2 Bulan Jadi Jaminan Hutang Rp 1 juta Sang Ibu, Polisi Galau Penetapan Tersangka

Warkop Plus-plus di Tulungagung Dibongkar Polisi, Seruput Kopi Sambil Hubungan Badan dengan 2 Cewek

Tubuhnya Digratisin, Kecanduan Sabu Bikin Gadis Muda Rela Jadi Budak Nafsu Bandar Narkoba di Jombang

Sebanyak 6 industri yang memutuskan relokasi ke luar ring 1 tersebut beralasan tak kuat lagi dengan pertumbuhan kenaikan UMK di kawasan Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan juga Gresik.

UMK di kabupaten/kota di ring 1 Jatim itu setiap tahunnya terus naik, bahkan tahun ini mencapai Rp 4,2 juta per bulannya.

Karenanya mereka mencoba relokasi ke kawasan yang UMK karyawannya lebih rendah agar bisa menjaga usaha mereka tetap bertahan.

Hal itu diakui oleh Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo, Jumat (17/1/2020).

Ia mengatakan industri yang sudah menyatakan akan melakukan relokasi kebanyakan adalah industri padat karya.

"Dari enam itu banyak yang padat karya. Dan mereka berorientasi ekspor. Produk mereka dikirim untuk dijual ke luar negeri. Dari pada PHK kami memberikan opsi untuk relokasi namun tetap di Jawa Timur," kata Himawan.

Atas perintah dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dikatakan Himawan, pihaknya turun ke lapangan untuk meninjau kawasan yang memungkinkan untuk tempat relokasi industri.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved