Malang Raya
Petani Kentang Sumber Brantas Batu Mulai Bangkit Pasca Bencana Angin Kencang,
Dalam sehari minimal ada 30 ton kentang yang masuk gudang. Sedangkan angka maksimalnya ada di angka 100 ton.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, BATU – Para petani kentang di Desa Sumber Brantas mulai bangkit kembali pasca diterpa bencana angin kencang beberapa waktu lalu.
Meskipun kerugian belum bisa ditambal, namun kondisi pertanian sudah kembali normal.
SURYAMALANG.COM mendatangi gudang penempatan kentang di UD Mitra Mandiri Jaya, Desa Sumber Brantas, Kota Batu, Selasa (21/1/2020).
• Arema FC Resmi Datangkan Kiper Teguh Amiruddin dalam Bursa Transfer Liga 1 2020
• BREAKING NEWS : ZA Hanya Dituntut 1 Tahun Pembinaan Untuk Pasal Penganiayaan
• Polres Malang Janji Tangkap Pelaku Pembalakan Liar di Hutan Lindung Pantai Sendiki, Kabupaten Malang
Kapala Bagian Gudang, Joko Purnomo mengatakan setoran yang masuk ke gudang mulai kembali normal.
Dikatakan Joko, dalam sehari minimal ada 30 ton yang masuk. Sedangkan angka maksimalnya ada di angka 100 ton.
“Setoran dari seluruh petani yang ada di desa,” ujar Joko.
Diterangkan Joko, stok yang banyak tersedia di gudang antara lain adalah kentang Granola.
Kentang ini dikirim ke luar Jawa, hingga sampai Jawa Barat, Kalimantan dan Papua. Harganya juga mulai membaik.
Dalam sekilo, kentang dihargai Rp 14 ribu. Isinya bisa enam sampai 10 buah.
Dalam satu hektar lahan, dikatakan Joko bisa menghasilkan kentang hingga 25 ton.
Butuh waktu ideal mulai menanam hingga panen selama 120 hari atau empat bulan.
Dikatakan Joko, kentang dari Sumber Brantas memiliki kualitas yang bagus. Namun karena beberapa waktu lalu diterjang bencana, maka panennya pun harus lebih awal.
“Harusnya panen 120 hari, tapi umur 50 hari sudah panen,” ujarnya.
Diakui Joko, kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap tanaman.
Saat ini, dalam kondisi berkabut juga menjadi masalah tersendiri, pasalnya butiran embun menempel di bulu dan membuat daun rusak dan membusuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/petani-kentang.jpg)