Breaking News:

Berita Malang

Viral Seorang Pria Diduga Pengidap Virus Corona di RSSA Malang Setelah dari Hongkong, Ternyata

Pasien terduga itu adalah seorang pria berusia 39 tahun dipulangkan oleh otoritas Bandara Hongkong ke Indonesia karena diduga mengidap virus corona.

SURYAMALANG.COM/Bella Ayu Kurnia Putri
Tampak depan gedung RSSA Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kabar beredar tentang keberadaan seorang pasien diduga mengidap virus corona di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang dipastikan tidak benar.

Pihak RSSA telah mengkonfirmasi tidak ada pasien pengidap virus Corona yang dirawat.

Meski demikian pihak RSSA membenarkan jika sebelumnya ada rujukan pasien Suspek Pneumia Corona virus.

Arema FC, Persebaya & Tim Liga 1 Jatim Lain Akan Gelar Trofeo Jelang Liga 1 2020, Ada Tim Undangan

3 Syarat Damai Sidang Gugatan Warga Vs PDAM Kota Malang, Wali Kota Malang Kena Imbas

Perempuan Berhijab Nangis Ketakutan Seusai Didatangi Pengendara Motor saat Malam Hari di Kota Malang

Sebelumnya beredar informasi di grup WhatsApp, bahwa ada salah satu pasien yang diduga mengidap virus corona di RSSA Malang.

Pasien terduga itu adalah seorang pria berusia 39 tahun dipulangkan oleh otoritas Bandara Hongkong ke Indonesia karena diduga mengidap virus corona.

Kejadian itu didapati oleh SURYAMALANG.COM, setelah mendapatkan informasi Humas Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang pada Selasa (28/1/2020).

Setelah dikonfirmasi, Humas RSSA Malang, Rusyandini Perdana Putri menyampaikan, bahwa pasien yang tidak disebutkan namanya itu memang dirujuk dengan pasien Suspek Pneumia Corona virus.

Dia merupakan pasien rujukan dari Klinik Budi Malang.

"Iya memang ada pasien. Cuma pasien tersebut tidak memenuhi kriteria suspek virus corona," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (28/1).

Dia menjelaskan, bahwa riwayat pasien tersebut memang pernah dipulangkan oleh otoritas Bandara Hongkong pada tanggal 25 Januari 2020.

Kemudian setelah kembali ke Indonesia, pada tanggal 26 Januari 2020 dia mengalami batuk dan mengeluarkan dahak.

Kemudian pada Selasa (28/1/2020) dia dibawa ke klinik sebelum dirujuk ke RSSA Malang.

Hasil dari pemeriksaan tim dokter, bahwa pasien tersebut dalam kondisi baik-baik saja.

Hal tersebut setelah tim medis memeriksa tensi darah, detak jantung serta temperatur suhu dari pasien.

"Ternyata hasil negatif. Pasien juga tidak ada riwayat kontak dengan pasien pengidap virus Corona ataupun Petugas kesehatan daerah endemis. Jadi hasilnya tidak memenuhi kriteria suspek virus corona," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved