Berita Malang
Berita Malang Hari Ini Populer, Penyakit Sebenarnya Pasien RSSA Bukan Virus Corona & Kritik Kasus ZA
Berita Malang hari ini populer, penyakit sebenarnya pasien RSSA bukan virus corona dan kritik kasus ZA.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Berita Malang hari ini populer salah satunya tentang penyakit sebenarnya pasien RSSA Malang, bukan virus corona.
Selain itu, berita Malang hari ini lainnya juga menyangkut kritik atas penanganan kasus ZA oleh Komisi III DPR RI dengan mendatangi Kejaksaan Negeri Kepanjen.
Selengkapnya, langsung saja simak berita Malang hari ini populer, Kamis 30 Januari 2020 yang telah terangkum.
1. Penyakit Sebenarnya Pasien RSSA Bukan Virus Corona
Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang meminta masyarakat agar tidak panik atas isu yang kini telah beredar di media sosial terkait pasien pengidap virus corona.
Untuk itu, pada Rabu (29/1/2020), RSSA Malang menggelar Pers Conference terkait dengan dugaan adanya virus corona di Kota Malang.
Dalam Pers Conference tersebut, mereka menjelaskan, bahwa pria yang identitasnya dirahasiakan tersebut negatif virus corona.
Pada Selasa (28/1/2020) kemarin, Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang digemparkan oleh kabar seorang pria berusia 39 tahun yang diduga terinfeksi virus corona.
Pria tersebut langsung dibawa ke ruang isolasi untuk dilakukan pemeriksaan secara insentif.
Meski dari hasil pemeriksaan hasilnya negatif, RSSA Malang tetap melakukannya sesuai dengan SOP kerja berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan RI.
"Pasien yang kami tangani ternyata menderita ISPA akut. Jadi bukan virus corona," ucap dr. Didi Candra Kusuma RSSA Malang kepada awak media.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim dokter langsung bertindak cepat dengan mengecek kesehatan pasien yang diduga suspek virus corona tersebut.

Pemeriksaan dilakukan dengan mulai menganalisa kondisi pasien, melakukan foto rontgen, mengecek darah dan pemeriksaan klinis.
Setelah hampir tiga jam berlalu, pasien terduga suspek virus corona tersebut kemudian dibawa ke luar dari ruang isolasi.
Hingga kini, pasien tersebut masih dirawat di salah satu ruangan di RSSA Kota Malang.
"Awalnya itu kami melihat di surat rujukan pasien tertulis kalau dia suspek virus corona. Untuk itu kami langsung lakukan penanganan khusus sesuai arahan dari Kemenkes," ucapnya.