Breaking News:

Berita Malang

Pemkot Malang Ikut Turun Tangan Hadapi Gugatan Warga Perumahan BTU Pada PDAM Soal Krisis Air

Wasto menyampaikan, bahwa apapun tuntutan warga terkait dengan pernyataan Wali Kota Malang sebenarnya bisa dilakukan secara teknis.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Sekda Kota Malang, Wasto 

Untuk itu, sebagai Dewan Pengawas, pihaknya akan menelah kasus ini dari sisi hukum.

Seperti melakukan konsultasi dengan ahli hukum agar mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Terutama yang menyangkut soal kompensasi yang diminta oleh warga atas kejadian krisi air bersih di Kota Malang.

"Kami akan membahas dengan yang paham hukum. Termasuk konsultasi dengan instansi terkait biar semua terlindungi," ucapnya.

Tak hanya itu, terkait dengan kompensasi ini Wasto juga menunggu usulan dari PDAM Kota Malang.

Sembari melihat apakah hal tersebut beresiko atau tidak.

"Intinya biar semua terlindungi baik penerima kompensasi atau belum. Jadi kita ikuti, kami menghormati dan menghargai hukum karena kami sudah digugat," ucapnya.

Sebelumnya, Dua warga Perumahan Bulan Terang Utama (BTU) atas nama Ali Amran dan Abdul Malik mengajukan gugatan kepada PDAM Kota Malang dan DPRD Kota Malang atas krisis air bersih yang melanda daerahnya.

Kedua warga ini mengguggat mereka karena merasa rugi sebagai pelanggan tetap PDAM Kota Malang, karena sudah dua minggu terdampak krisis air bersih.

Untuk itu, pada sidang yang berlangsung pada 28 Januari 2020 lalu kedua warga tersebut memiliki tiga tuntutan.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved