Kabar Magetan

Perbaiki Pipa, Staf PDAM Magetan Terperosok ke Jurang Sedalam 400 Meter di Lereng Gunung Lawu

Staf bagian produksi PDAM Lawu Tirta Magetan, Ngaidin (40) terjatuh di jurang sedalam 400 meter di lereng Gunung Lawu

Perbaiki Pipa, Staf PDAM Magetan Terperosok ke Jurang Sedalam 400 Meter di Lereng Gunung Lawu
Proses evakuasi staf Bagian Produksi PDAM Lawu Tirta Magetan, Ngaidin (40) yang terjatuh di jurang sedalam 400 meter di lereng Gunung Lawu 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Staf bagian produksi PDAM Lawu Tirta Magetan, Ngaidin (40) terjatuh di jurang sedalam 400 meter di lereng Gunung Lawu, Rabu (4/2/2020).

Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, dan ada luka serius di kepala.

Diduga korban terjatuh ke jurang saat memperbaiki instalasi pipa air. Tim BPBD Magetan butuh waktu enam jam untuk mengevakuasi korban.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke RSUD Dr Sayidiman Magetan.

Karena ada luka  di bagian dalam kepala, korban dibawa ke rumah sakit Solo.

“Saat ini korban berada di rumah sakit Solo. Menurut dokter di RSUD Magetan, ada luka di bagian dalam kepala, dan perlu pembedahan kepala,” kata Sugianto, Direktur Umum  (Dirum) PDAM Lawu Tirta Magetan kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (6/2/2020).

Korban terpeleset saat mengengcangkan baut klem pipa.

Sugianto menduga luka di kepala Ngaidin itu karena terbentur pipa air.

“Kemungkinan Pak Ngaidin terpeleset, jatuh, dan kepalanya terkena pipa di bawahnya yang berjarak sekitar 3-4 meter, kemudian jatuh di kedalaman 400 meter itu,” jelas Sugianto.

Tebing tempat instalasi pipa air PDAM yang diperbaiki Ngaidin berada di kemiringan 90 derajat.

Jadi, begitu Ngaidin terpeleset jatuh langsung.meluncur ke bawah.

“Semoga Pak Ngaidi segera sehat kembali. Dia termasuk ujung tombak PDAM Lawu Tirta,” kata Sugianto.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra mengatakan evakuasi korban menggunakan tali sepanjang 400 meter.

“Kami butuh waktu enam jam untuk evakuasi korban dari kedalaman jurang 400 meter itu. Medannya sangat sulit.”

“Anggota turun ke jurang butuh waktu lebih satu jam, mempersiapkan jalan evakuasi, dan baru ngangkat korban,” kata Fery.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved