Kekerasan di SMP Negeri Kota Malang

Kondisi Fisik, Psikis & Kelanjutan Sekolah MS Korban Perundungan Dipertanyakan, Menko PMK Jenguk MS

Menko PMK Muhadjir Effendy datang ke rumah sakit dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Zubaidah.

Kondisi Fisik, Psikis & Kelanjutan Sekolah MS Korban Perundungan Dipertanyakan, Menko PMK Jenguk MS
TRIBUN JATIM/Kukuh Kurniawan
Paman MS, Taufik saat ditemui Minggu (9/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy datangi RS. Lavalette, Minggu (9/2/2020).

Menteri tersebut datang ke rumah sakit dengan didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Zubaidah.

Para rombongan datang sekitar pukul 12.10 WIB dan langsung memasuki Ruang Topaz, tempat di mana MS dirawat.

Pasien Dari Kediri Suspect Terjangkit Virus Corona, Dibawa Dengan APD Lengkap di RSUD dr Iskak

Raja King of The King Pamer Saldo BNI Capai 720 Triliun Ternyata Bohong, Begini Penjelasan Bank

Pengobatan Ningsih Tinampi Viral Sampai Didatangi Dinkes Jatim, Mbah Mijan: Bukan SAKTI Tapi SAKIT

Paman korban, Taufik mengatakan para rombongan melakukan kunjungan cukup singkat.

"Mungkin sekitar 10 menitan saja tadi kunjungannya. Dan selama di dalam kamar, Muhadjir Effendy menanyakan tentang kondisinya MS, bagaimana pemulihan fisik dan psikisnya terus apakah ada pendampingan untuk trauma healingnya. Dan yang menjadi perhatiannya tadi adalah bagaimana untuk pendidikannya MS ke depan," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM).

Ia juga menjelaskan bahwa Muhadjir Effendy juga sempat berbincang dengan Zubaidah terkait pendidikan MS.

"Ya, mereka berdua tadi ngomong tentang masalah pendidikannya MS dan bagaimana langkah selanjutnya dari Disdikbud Kota Malang. Menteri tadi juga sempat menanyakan tentang Kartu Indonesia Pintar milik MS. Dan rencananya, Disdikbud akan memberikan beasiswa pendidikan untuk MS, tapi bentuknya seperti apa itu saya kurang tahu," terangnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa kondisi psikis dari MS masih belum sepenuhnya pulih.

"Perban untuk membalut luka amputasi jari tengah juga belum dibuka oleh pihak dokter," tambahnya.

Sementara itu Taufik juga menanggapi kabar terkait rencana MS dalam waktu dekat akan segera meninggalkan rumah sakit dan pulang ke rumahnya.

"Iya memang ada rencana seperti itu namun belum tahu kapan jadinya. Karena masih dikondisikan oleh pihak rumah sakit dan dokter. Sehingga sampai saat ini, MS masih dirawat di rumah sakit," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved