Korban Perundungan, MS Pilih Tak Pulang ke Rumah Sendiri Tapi di Sawojajar, Ada Faktor Trauma

Ia menjelaskan bahwa MS diinapkan sementara di salah satu rumah saudaranyan itu berdasarkan putusan dari para keluarga besar.

Korban Perundungan, MS Pilih Tak Pulang ke Rumah Sendiri Tapi di Sawojajar, Ada Faktor Trauma
TRIBUN JATIM/Kukuh Kurniawan
Korban perundungan MS (13) masuk di dalam kamar sembari ditemani sang ibu, Wiwin Anik Astutik. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Usai dirawat selama 18 hari di RS. Lavalette, korban perundungan MS (13) akhirnya diperbolehkan pihak dokter psikolog untuk meninggalkan rumah sakit.

Namun MS yang bertempat tinggal di wilayah Kelurahan Arjosari ternyata oleh pihak keluarga dibawa menginap sementara di rumah salah satu saudara di wilayah Sawojajar.

Paman MS, Taufik mengatakan alasannya MS diinapkan sementara di rumah saudara di wilayah Sawojajar tersebut.

Korban Perundungan MS Akhirnya Pulang, Meninggalkan Rumah Sakit, Ingin Segera Bersekolah Kembali

Korban Perundungan di SMP Negeri Akan Pulang, Dinsos Kota Malang Tetap Beri Pendampingan

Cewek 23 Tahun Dijual Suami untuk Melayani Nafsu Banyak Pria di Pasuruan, Harga Rp 50 Ribu & Direkam

"Untuk penyesuaian lingkungan sekitar dahulu. MS ini kan warga asli Kelurahan Arjosari. Dan para tetangganya mulai dari Fly Over Arjosari hingga dekat Terminal Arjosari yang mendengar kabar MS pulang, berencana akan menjenguk di rumah ia tinggal. Takutnya karena hal itu tumbuh trauma lagi, sehingga kita putuskan sementara diinapkan disini," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (10/2/2020).

Ia menjelaskan bahwa MS diinapkan sementara di salah satu rumah saudaranyan itu berdasarkan putusan dari para keluarga besar.

"Jadi ini bukan keputusan saya saja, tetapi keputusan keluarga besar. Dan mereka setuju kalau MS ini tinggal sementara disini," tambahnya.

Dirinya juga menerangkan bahwa Rabu (12/2/2020), MS akan melakukan kontrol ke RS. Lavalette.

"Dokter akan melihat dan mengecek kondisi jaringan kulit dekat jari tengah tangan kanan yang diamputasi. Dan bagian tersebut akan terus dipantau oleh pihak dokter selama 6 bulan ke depan," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved