Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemuda Pasuruan Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos di Samaan Klojen Kota Malang

Korban ditemukan oleh seorang tukang yang bekerja di rumah kos tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.

Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan
Lokasi penemuan korban meninggal dunia dalam kamar kos di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 2 RT 3 RW 5 Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Seorang pemuda ditemukan tewas di dalam sebuah kamar kos di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 2 RT 3 RW 5 Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (9/3/2020).

Diketahui korban bernama Ahmad Fathoni (34), warga Pasuruan.

Ketua RT 3 RW 5 Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen, Kota Malang, Eddy Susanto (65), mengatakan korban ditemukan oleh seorang tukang yang bekerja di rumah kos tersebut sekitar pukul 14.00.

Arema FC Masih Buru Pemain Baru untuk Posisi Bek, Bursa Transfer Liga 1 2020 Akan Ditutup

Pabrik Masker Ilegal di Sidoarjo Digerebek, Impor Masker dari China, Raup Rp 700 juta Per Bulan

Wasiat Ruben Onsu untuk Betrand Peto Jika Ia Meninggal, Minta Seragam Khusus Saat Kunjungi Makamnya

"Tukang tersebut curiga karena mencium bau tidak sedap. Diintip melalui jendela, ternyata korban ditemukan sudah meninggal dunia," ujarnya kepada TribunJatim.com, Senin (9/3/2020).

Tukang tersebut kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT dan RW setempat yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Klojen segera mengevakuasi jenasah korban ke RSSA.

Eddy Susanto mengaku tidak tahu secara persis penyebab meninggalnya korban. Pasalnya korban diketahui jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

"Kalau dari keadaannya saat dievakuasi, kemungkinan korban sudah meninggal dunia sekitar dua hari lebih," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Klojen, Kompol Fatkhur Rokhman belum berani berkomentar banyak terkait hal itu.

"Belum tahu untuk penyebab korban meninggal karena masih dalam penyelidikan. Namun di tubuh korban, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan fisik," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved