Kabar Sampang

Warkop di Sampang Madura Dilengkapi Bilik Bercinta, Cewek Penghibur dari Jember & Pelanggan Diciduk

Warkop di Sampang Madura Dilengkapi Bilik Bercinta, 2 Cewek Malam dari Jember dan Pelanggan Diciduk

Editor: eko darmoko
asiasociety.org
Prostitusi di bilik cinta yang ada di sebuah warkop (ilustrasi) 

Sayoga mengatakan banyak wanita penghibur di Denpasar .

Dalam menjalankan bisnis haram ini, para wanita tersebut berkedok Dagang Kopi Cantik (Dakocan).

"Kami angkat mereka dari lembah hitam ke posisi yang sebenarnya."

"Kami memberi ceramah agar mereka kembali ke peran wanita yang sebenarnya," kata Sayoga.

Satpol PP menggelar razia di lokasi tersebut usai mendapat keluhan dan pengaduan dari masyarakat.

Selain itu, daerah tersebut termasuk pemukiman padat.

Makanya Satpol PP rutin memantau kawasan tersebut.

Menurutnya, mayoritas wanita penghibur yang ditangkap berasal dari Jawa Timur (Jatim), khusunya dari Jember, dan Banyuwangi.

"Kami wajib ingatkan, dan kami tahu tidak ada seorang kelak saat dewasa bercita-cita jadi wanita penghibur."

"Kami tidak ke arah tindakan represif. Tapi, kami ke tindakan pembinaan untuk pencegahan," katanya.

Ilustrasi
Ilustrasi (asiasociety.org)

Lima wanita penghibur ini ditangkap saat menunggu pelanggan.

Seorang wanita penghibur mengaku sudah setahun tinggal di Bali.

Wanita yang tidak mau menyebut namannya ini tinggal di Batubulan, Gianyar.

Dia biasa mangkal di Jalan Bung Tomo mulai pukul 20.00 WITA.

Wanita ini memasang tarif sebesar Rp 50 ribu untuk sekali kencan.

Total biaya ini dipotong untuk sewa kamar sebesar Rp 10 ribu.

Jadi wanita penghibur itu mendapat bagian sebesar Rp 40 ribu untuk sekali kencan.

"Saya kerja sendiri (tanpa mucikari). Hanya cuma mendapat Rp 40 ribu untuk satu pelanggan," kata perempuan asal Lombok ini, Selasa (9/4/2019).

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved