Selasa, 21 April 2026

Penanganan Virus Corona di Malang

Stasiun Kota Baru Malang Terapkan Social Distancing Kepada Calon Penumpang

Pembatasan jarak bagi calon penumpang ini diterapkan di dalam Stasiun Kota Baru tepatnya di ruang tunggu.Di setiap kursi telah diberikan tanda silang

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Pembatasan jarak bagi calon penumpang telah diterapkan di Stasiun Kota Baru Malang untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona, Kamis (19/3/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Stasiun Kota Baru Malang mulai menerapkan Social Distancing atau jarak sosial kepada para calon penumpang.

Pembatasan jarak bagi calon penumpang ini diterapkan di dalam Stasiun Kota Baru tepatnya di ruang tunggu.

Di setiap kursi telah diberikan tanda silang, agar tidak ada calon penumpang yang duduk di kursi tersebut.

Pemkot Batu Siapkan Anggaran Rp 7 Miliar Hadapi Virus Corona, Rp 2,5 Miliar untuk Pasien Covid-19

Diskoperindag Sebut Tidak Ada Kelangkaan Gula Pasir di Kota Malang, Pabrik Gula Gelar Operasi Pasar

Asmara Abigail, Bintang Film Indonesia Kena Lockdown di Italia Karena Virus Corona, Ini Kisahnya

Tanda silang tersebut berjarak satu kursi dari kursi lain yang berada di ruang tunggu.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

"Area jarak satu meter ini kami terapkan, dengan mengikuti imbauan dari pusat," ucap Wakil Kepala Stasiun Kota Batu Malang, Nur Ghozuli kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (19/3/2020).

Dia menyampaikan, bahwa pembatasan jarak ini hanya dilakukan bagi calon penumpang saja yang ada di stasiun.

Sedangkan bagi penumpang yang berada di dalam Kereta Api belum bisa diterapkan pembatasan jarak.

Pasalnya, tiket-tiket telah terlanjur terjual ke masyarakat.

Untuk itu, pihaknya tinggal menunggu imbauan dari pusat untuk pembatasan jarak di dalam Kereta Api.

"Kami terkendala, karena tiket terjual sesuai nomor jadi kami kesulitan. Upaya kami ya di stasiun saja," ucapnya.

Tak hanya itu, dalam mencegah virus corona ini Stasiun Kota Baru juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di setiap tempat.

Pihaknya juga memberikan pos layanan kesehatan yang digunakan untuk memeriksa kondisi kesehatan calon penumpang.

Pada saat boarding, penumpang akan dicek suhu badannya dengan menggunakan alat thermofinder.

Kemudian calon penumpang juga diharuskan untuk menyemprot kedua tangannya dengan menggunakan hand sanitizer.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved