10 Ribu Alat Rapid Test Virus Corona Akan Mulai Disebar ke Kabupaten Kota di Jatim, Skala Prioritas

10.000 alat rapid test tersebut dipastikan Khofifah bukan alat rapid test yang dipesan dari pemerintah pusat, tapi sumbangan dari pihak swasta

10 Ribu Alat Rapid Test Virus Corona Akan Mulai Disebar ke Kabupaten Kota di Jatim, Skala Prioritas
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya via Kompas.com
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung di Babakan Madang Kabupaten Bogor pada 25-28 Februari 2020, dimana dua orang peserta seminar tersebut meninggal dunia di Solo Jawa Tengah akibat COVID-19. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa besok pagi, Kamis (26/3/2020), sebanyak 10.000 rapid test akan tiba di Grahadi dan langsung di sebarkan ke daerah.

Hal itu disampaikan Khofifah saat jumpa pers perkembangan kasus covid-19, Rabu (23/3/2020).

Tapi 10.000 alat rapid test tersebut dipastikan Khofifah bukan alat rapid test yang dipesan dari pemerintah pusat.

UPDATE Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jatim Tidak Bertambah, Jumlah ODP Tembus 2.542 Orang

Satu ODP Dinyatakan Negatif, Hingga Kini Belum Ada PDP dan Pasien Positif Covid-19 di Kota Batu

Rutinitas Baru Dendi Santoso Saat Libur Panjang Arema FC, Perhatian Lebih ke Anak & Peliharaan

Alat tersebut merupakan sumbangan dari pihak swasta yang menamakan diri mereka Yayasan Tzu Chi Buddha yang diberikan pada Pemprov Jatim melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Insya Allah besok ada yang menyumbangkan alat rapid test covid-19 dan jumlahnya lumayan besar dari Tzu Chi Buddha, mereka akan sumbang rapid test 10 ribu,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Rabu (25/3/2020).

Dikatakan wanita yang juga mantan Menteri Sosial dan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini, begitu alat rapid test tiba, maka besok akan langsung didistribukan ke rumah sakit-rumah sakit di Surabaya maupun rumah sakit daerah di Jawa Timur.

“Kami akan segera distribusikan sesegera mungkin. Proses distribusi sedang kita siapkan untuk bisa segera sampai ke daerah-daerah,” kata Khofifah.

Menurutnya ada sistem prioritas yang dibuat dalam pendistribusian alat rapid test ke daerah-daerah dan rumah sakit.

Di mana faktor yang dilihat adalah dari faktor risiko, dan juga jumlah ruang isolasi di setiap rumah sakit.

Jumlahnya juga ditentukan berdasarkan variabel atau rasio. Sehingga setiap rumah sakit akan mendapatkan jumlah rapid test secara proporsional berdasarkan faktor tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved