Senin, 13 April 2026

Virus Corona di Indonesia

Hasil Penelitian Ilmiah Menyebut Koran Aman, Tidak Menyebarkan Virus Corona

Pernyataan penelitian ilmiah itu sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat dan mengaskan jika surat kabar atau koran tidak menyebarkan virus corona

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Adrianus Adhi
Koran, Harian SURYA. Studi ilmiah menunjukkan bahwa surat kabar atau koran tidak menyebarkan virus corona 

SURYAMALANG.COM - Sebuah studi ilmiah menunjukan bahwa surat kabar atau koran aman dan tidak menyebarkan virus corona.

Pernyataan penelitian ilmiah itu sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat.

Kekhawatiran bahwa surat kabar atau koran dapat menyebarkan virus corona ternyata tidak beralasan.

Kabar Gembira! Presiden Jokowi Beri Diskon 50% & Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan, Simak Rinciannya

Program Latihan Online Arema FC Dihentikan, Pemain Diminta Tetap Jalankan Latihan Mandiri

Istri Denny Cagur, Shanty Nangis Suaminya Beli Mobil 1 Miliar dari Raffi: Pilih Mami atau Mobil

Meski terkait dengan industri cetak dan distribusi luas, koran bersifat aman Penelitian ini muncul setelah muncul laporan pembaca di beberapa negara menghentikan pembelian surat kabar karena khawatir menjadi media penyebaran virus corona atau yang dikenal sebagai Covid-19.

Padahal di masa-masa sulit seperti ini, surat kabar masih dijadikan media informasi terkini tentang perkembangan di seluruh negeri dan dunia.

Bahkan tidak jarang, koran dijadikan bahan referensi dalam pengambilan kebijakan.

Dilansir dari PuneMiror, India (27/3/2020), Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan resikonya rendah untuk orang terpapar atau tertular dari paket atau kiriman barang komersil dalam berbagai kondisi suhu dan cuaca.

Surat kabar lebih steril

CEO International News Media Association (INMA) Earl J. Wilkinson menyebutkan berdasarkan hasil studi dan penelitian menegaskan kertas koran aman dari virus corona.

"Belum ada insiden (pasien positif virus corona diakibatkan virus corona) dilaporkan," tegas Earl.

Selain karena proses cetak dan pengepakan yang dilakukan secara otomatis dan melibatkan sedikit tenaga manusia sehingga sangat rendah resiko virus corona dapat tersebar melalui media koran.

Penelitian ilmiah awal tentang penularan virus corona melalui permukaan benda mati menunjukan permukaan berpori memiliki resiko paling rendah dengan kemampuan daya tahan virus yang paling singkat.

"Surat kabar atau koran bahkan lebih steril karena faktor tinta dan proses pencetakan yang dilalui," menurut studi tersebut.
Media cetak dibuat oleh desainer yang hanya mendistribusikan bahan dalam bentuk digital sebelum diteruskan oleh mesin cetak.
Selanjutnya, mesin cetak melakukan proses cetak secara otomatis.
Orang-orang di bagian transportasi dan distribusi, sejak wabah corona merebak, telah melakukan tahapan higienis untuk meredam penyebaran virus tersebut.

Tidak ada laporan corona akibat koran

"Menurut dokter dan ilmuwan dunia tidak pernah ada insiden yang didokumentasikan di mana virus Covid-19 telah ditransmisikan dari surat kabar cetak, majalah cetak, surat cetak, atau paket cetak," tegas CEO International News Media Association (INMA) Earl J. Wilkinson.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved